x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Hati-hati, Bersin Terlalu Keras Bisa Menyebabkan Kondisi Fatal

Bersin-terlalu-keras

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Bersin merupakan hal yang normal, apalagi jika memiliki alergi debu atau rinitis.

Suara bersin memang sering kali menjadi ciri khas seseorang. Tapi hati-hati, karena bersin terlalu keras bisa menimbulkan dampak berbahaya, lho!

Mengapa Bersin Terlalu Keras Berbahaya?

Bersin ialah kondisi mengenai kecepatan. Ada yang suara bersinnya pelan, namun ada juga yang keras menggelegar hingga tak jarang mengagetkan orang di sekitarnya.

Dikatakan oleh Patti Wood, penulis buku Success Signals: Understanding Body Language, bahwa saat kamu bersin ada sekitar 100.000 kuman yang berhamburan di udara. Kamu juga perlu memahami beberapa etika saat bersin, yaitu:

  1. Tutup mulut dan hidung
  2. Buang tisu bekas bersin ke tempat sampah
  3. Tutupi mulut saat bersin dengan lengan atas
  4. Rajin cuci tangan
  5. Gunakan hand sanitizer
  6. Gunakan masker

Penyebab-bersin-terlalu-keras

Mengapa sebaiknya kita tidak bersin terlalu keras?

Dikutip dari Dailymail, ada seorang wanita asal Inggris, Lauren (28), yang mengalami pergeseran bantalan cakram di ruas-ruas tulang belakangnya karena bersin.

Saat itu ia bersin ketika sedang mandi. Seketika ia mulai merasakan sakit yang luar biasa menyiksa dan terjatuh di lantai.

Bahkan, untuk berteriak meminta bantuan saja Lauren tidak sanggup sampai akhirnya ia diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran setelah berjam-jam berada di kamar mandi.


Baca Juga:


Ia tidak pernah menyangka bahwa rasa geli di hidung yang ia rasakan kemudian bersin bisa membuatnya mengalami hal seperti itu.

Ada juga seorang ibu tiga anak (35), warga Inggris, yang terpaksa harus berhenti bekerja karena rasa sakit yang ia rasakan secara terus-menerus di punggung.

Penyebab rasa sakit itu ialah saraf terjepit, yang terjadi setelah ia bersin terlalu keras. Bahkan ia harus menjalankan operasi pada tulang belakang untuk menyembuhkannya.

Beberapa kasus fatal lainnya yang pernah dilaporkan ialah, gendang telinga yang pecah, patah tulang rusuk hingga serangan jantung saat bersin.

Dikatakan oleh Profesor Adam Carey, seorang spesialis cedera olahraga, bahwa ada dua jenis bersin yang bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh.

Pertama ialah saat seseorang bersin terlalu keras dan kekuatannya membuat sebagian jaringan di dalam tubuh hancur.

Bersin yang sangat keras akan menimbulkan efek whiplash, yaitu gerakan kepala maju dan mundur dengan cepat.

Risiko yang bisa terjadi karena whiplash ialah ketegangan otot dan masalah tulang.

Jenis cedera yang kedua ialah saat kamu mencoba untuk menahan bersin, namun akhirnya kamu benar-benar menyemburkan bersin.

Menahan Bersin Juga Tidak Boleh, Ya!

Menahan bersin sama saja kamu sedang mengumpulkan tekanan besar di kepala kita, yang pada akhirnya menyebabkan cedera seperti gendang telinga pecah, robeknya pembuluh darah dan otot-otot di kepala, merusak sinus, bahkan hingga pendarahan di otak. Namun kasus pendarahan di otak jarang terjadi.

Hal ini karena, bersin merupakan kejadian alamiah yang bisa dialami oleh siapa saja sehari-hari, bahkan rata-rata tiap orang bisa bersin sampai tiga kali sehari sehingga sulit dicegah.

Tapi, karena sudah mengetahui risiko dan potensi berbahaya dari bersin terlalu keras, mulai saat ini berhati-hatilah saat akan bersin.

Jadi, usahakan saat mulai ingin bersin, gunakan otot perut untuk menahan efek whiplash. Otot perut sangat berguna untuk menahan kepala kamu sehingga tidak ikut terdorong ke depan atau belakang terlalu kencang.



Buat Tulisan
Kebiasaan Rasulullah di Malam Lailatul Qadar yang Disunnahkan
Previous
Kebiasaan Rasulullah di Malam Lailatul Qadar yang Disunnahkan
Ternyata Keluhan di Lambung Tidak Selalu Karena Sakit Mag
Next
Ternyata Keluhan di Lambung Tidak Selalu Karena Sakit Mag
Related Articles
Back to
top