x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Penyebab Berat Badan Lahir Rendah dan Perawatan yang Tepat


Berat-Badan-Lahir-Rendah

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Bayi yang baru lahir tidak selalu memiliki berat badan diangka yang normal. Pada beberapa kasus, bayi bisa lahir dengan berat badan lahir rendah. Penting untuk mengenali apa yang menyebabkannya dan bagaimana cara merawatnya.

Berat Badan Lahir Rendah, Apa Penyebabnya?

Berat badan lahir rendah (BBLR) adalah kondisi di mana bayi memiliki berat kurang dari 2,5 kilogram.

Hal ini sering terjadi pada bayi yang lahir prematur atau lahir sebelum memasuki usia kehamilan 37 minggu.

Khusus bayi yang memiliki berat badan lahir rendah terlihat lebih kurus, memiliki sedikit lemak tubuh, dan ukuran kepala yang besar serta tidak proporsional.

Kehamilan kembar bisa menjadi penyebab bayi lahir dengan berat badan lahir rendah. Umumnya, anak kembar akan terlahir lebih cepat dari waktu normal, sehingga janin tidak memiliki banyak ruang untuk tumbuh dan berkembang di dalam rahim.

Di samping kehamilan kembar, kondisi yang bisa membuat bayi berisiko lahir dengan berat badan rendah antara lain:

  • Gangguan pada plasenta yang diakibatkan preeklamsia.
  • Mengalami tekanan darah tinggi saat mengandung.
  • Infeksi selama kehamilan.
  • Berat badan kurang selama kehamilan.
  • Hamil pada usia kurang dari 15 tahun atau lebih dari 35 tahun.

Selain itu, nutrisi ibu yang tidak tercukupi, merokok, mengonsumsi alkohol, dan penyalahgunaan narkoba juga bisa meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat rendah.

Cara Merawat Bayi dengan Berat Badan Rendah

Hampir seluruh bayi dengan berat badan lahir rendah perlu dirawat di ruangan perawatan intensif untuk bayi baru lahir (NICU).

Di ruangan tersebut bayi akan dihangatkan di dalam inkubator, dan diberikan nutrisi sesuai dengan kebutuhannya.

Perawatan ini dilakukan hingga berat badan bayi meningkat dan dinyatakan dapat dirawat di rumah.

Setelah berada di rumah, kebersihan, asupan cairan yang tercukupi, dan perhatian ibu menjadi bagian penting dari perawatan bayi. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat merawat bayi dengan berat badan lahir rendah, yaitu:

1. Memberikan ASI sesuai jadwal

ASI adalah nutrisi terbaik bagi bayi selama enam bulan pertama kehidupannya. Tidak disarankan untuk memberikan apa pun selain ASI atau susu formula kepada bayi di bawah usia 6 bulan.

Selain itu, penting untuk memberikan susu sesuai jadwal yang ditentukan, bukan mengikuti keinginan bayi.

Bayi dengan berat badan lahir rendah sebaiknya minum susu setiap tiga jam atau bahkan dua jam sekali. Jika diperlukan, Kamu harus membangunkannya bila si kecil sedang tertidur.

2. Bersentuhan langsung dengan bayi

Bayi yang lahir dengan prematur dan berat lahir rendah memiliki lapisan lemak yang tipis sehingga membuat mereka kesulitan mempertahankan suhu tubuhnya tetap hangat.

Bersentuhan langsung dan menggendong bayi menggunakan kain membentuk seperti kantung kangguru dipercaya bisa menjaga kehangatan tubuh bayi.

Selain itu, menggendong bayi dengan metode kangguru juga memberikan manfaat lain, seperti:

  • Membantu meningkatkan berat badan bayi.
  • Mengatur denyut jantung dan pernapasan bayi.
  • Membantu bayi tidur lebih nyenyak.
  • Membuat bayi menjadi lebih tenang dan nyaman.

Baca Juga:


Selain itu, bayi yang terlahir prematur atau memiliki berat badan lahir rendah sangat sensitif dengan sentuhan, sehingga memberikan pijatan lembut pada bayi bisa membantu meningkatkan berat badannya dan membuatnya lebih tenang.

Penyebab-Berat-Badan-Lahir-Rendah

3. Menemani bayi tidur

Tidur bersama bayi memudahkan Kamu dalam memberikan ASI pada malam hari. Tetapi perlu diingat, tidur bersama bayi bukan berarti selalu berada di ranjang yang sama.

Kamu bisa mendekatkan ranjang atau tempat tidur bayi didekat Kamu serta pastikan selalu menempatkan bayi tidur dalam posisi terlentang.

4. Memantau pertumbuhan bayi

Pastikan Kamu membawa bayi ke dokter anak secara teratur, agar dokter bisa melihat kemajuan dan pertumbuhan bayi serta mengenali sejak dini jika ada masalah. Selain itu, pastikan juga bayi mendapatkan semua vaksin tepat waktu.

5. Luangkan waktu lebih banyak bersama bayi

Bayi dengan berat badan lahir rendah perlu banyak energi dan harus berada dalam kondisi yang sehat agar bisa tumbuh dan belajar.

Kamu dapat membantunya dengan meluangkan waktu untuk menggendong atau mengajaknya bermain. Kamu juga perlu tahu apa yang disukai dan tidak oleh bayi.

6. Tidak segan untuk mencari bantuan

Bantuan dibeberapa minggu pertama sangat dibutuhkan setelah kelahiran bayi.

Kamu bisa meminta bantuan ibu atau mertua perempuan setidaknya selama 40 hari pertama setelah melahirkan.

Mereka yang mungkin lebih berpengalaman sangat memahami kebutuhan dan kenyamanan Kamu. Dengan begitu, Kamu akan merasa terbantu berkat kehadiran mereka.

Selain perawatan untuk bayi di atas, Kamu juga perlu meluangkan waktu melakukan hal yang Kamu suka dan berolahraga jika sudah merasa siap.

Dengan melakukan kegiatan yang disukai, bisa membantu Kamu untuk tetap bersemangat dalam menjaga si kecil tetap sehat.

Penting untuk memerhatikan selalu kondisi berat badan lahir rendah pada bayi. Konsultasikan dengan dokter anak segera bila menemukan gejala maupun pertumbuhan yang tidak normal pada bayi Kamu.



Buat Tulisan
Resep Sup Asparagus Kepiting Pilihan Para Ibu
Previous
Resep Sup Asparagus Kepiting Pilihan Para Ibu
Rasa Iri akibat Media Sosial, Mengapa Bisa Terjadi?
Next
Rasa Iri akibat Media Sosial, Mengapa Bisa Terjadi?
Related Articles
Back to
top