x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Tiga Bentuk Cinta Dalam Islam, Cinta Kepada Allah Paling Utama


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Semua manusia pasti merasakan cinta karena cinta merupakan fitrah alami manusia. Tanpa keberadaan cinta, orang akan menyebutnya sebagai perasaan hampa.

Namun tahukah kamu? Terdapat tiga bentuk cinta dalam Islam yang harus kamu tahu.

Secara istilah, makna cinta adalah suatu perasaan yang dialami manusia dan perasaan tersebut menimbulkan kasih sayang bagi yang merasakannya.

Islam sebagai agama dan membawa rahmat Allah SWT juga mengenal dan menghargai adanya cinta.

Cinta dalam Islam sebagai dasar pesaudaraan antar manusia dan perasaan yang melandari hubungannya dengan makhluk lain.

Namun, cinta yang sebenarnya atau cinta yang hakiki adalah hanya milik Allah SWT karena hanya Allah SWT lah yang Maha Pemilik Cinta.

Limpahan kasih sayang Allah SWT kepada seluruh makhluk sebagai bukti cinta Allah SWT, sehingga Allah SWT menciptakan manusia dan isinya dengan segala kesempurnaan.

Terdapat beberapa firman Allah SWT tentang cinta. Berikut diantaranya.

Sungguh, orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, kelak (Allah) Yang Maha Pengasih akan menanamkan rasa kasih sayang (dalam hati mereka).” (Qs. Maryam : 96).

Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.” (Qs. Al-Imran : 14).

Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.” (Qs. Al-Isra : 24).

Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.” (Qs. Ar-Rum : 21).

Ada beberapa bentuk cinta dalam Islam yang memiliki perbedaan meskipun pada dasarnya semua bentuk cinta adalah sama. Berikut ulasannya.

Cinta Kepada Allah SWT. Cinta yang paling tinggi dalam kehidupan manusia terutama umat Islam adalah cinta kepada Allah SWT.

Umat muslim yang mencintai Allah SWT akan merasa bahwa sebagai hamba-Nya kita tidak dapat hidup tanpa adanya kasih sayang dan cinta dari Allah SWT. Maka dari itu, mencintai Allah SWT adalah mutlak bagi setiap umat Muslim.

Orang yang mencintai tentunya akan melakukan segala sesuatu untuk yang dicintainya, termasuk jika seorang mukmin mencintai Allah SWT. Ia akan selalu berusaha untuk mengikuti segala perintahnya dan menjauhi larangannya.

Sebagaimana firman Allah SWT,

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tuhan selain Allah sebagai tandingan yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah...” (Qs. Al-Baqarah : 165).


Baca Juga:


Cinta Terhadap Alam Sekitar. Setelah mencintai Allah SWT yang merupakan pencipta dari seluruh isi alam semesta, maka seorang hamba yang memiliki rasa cinta pada Allah SWT juga akan mencintai segala yang diciptakannya dan berusaha menjaganya.

Sebagaimana kita tahu bahwa Allah SWT memerintahkan umatnya untuk senantiasa menjaga lingkungan sekitar dari kerusakan.

Karena sesungguhnya Allah SWT menciptakan manusia sebagai khalifah di bumi yang akan melindungi alam dan memanfaatkannya dengan baik.

Rasa cinta pada alam sekitar dapat diwujudkan dengan menjaga kebersihan lingkungan, menyayangi tumbuhan serta menyayangi hewan.

Perbuatan manusia menyakiti hewan atau tumbuhan serta merusak alam adalah hal yang dibenci Allah SWT, dan bukan merupakan rasa cinta yang ada dan ditanam dalam hati manusia.

Cinta Sesama Manusia. Dalam ajaran Islam, cinta kepada manusia adalah seharusnya merupakan perwujudan dari cinta kepada Allah SWT.

Dapat dikatakan jika seseorang mencintai Allah SWT, maka ia pun akan mencintai manusia lainnya dan hal inilah yang mendorong manusia untuk berbuat baik kepada sesamanya atau yang dikenal dengan akhlak.

Sebagaimana firman Allah SWT,

Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Mahateliti.” (Qs. Al-Hujurat : 13).

Sobat, itulah tiga bentuk cinta dalam Islam. Kesimpulannya adalah semua kecintaan kita adalah sebagai wujud kecintaan kita kepada Allah SWT sebagai Sang Pemilik Segalanya. Semoga bermanfaat.



Buat Tulisan
Islam Mengedepankan Kesopanan, Inilah Adab Mengundang dan Menjadi Tamu
Previous
Islam Mengedepankan Kesopanan, Inilah Adab Mengundang dan Menjadi Tamu
Kisah Cinta Fatimah Az Zahra dan Ali bin Abi Thalib yang Banyak Hikmahnya
Next
Kisah Cinta Fatimah Az Zahra dan Ali bin Abi Thalib yang Banyak Hikmahnya
Related Articles
Back to
top