x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Bayi Siap Belajar Berjalan Punya Tanda Khas Tiap Bulannya, Apa Sajakah Itu?


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Tentunya mengamati tumbuh kembang si kecil menjadi momen-momen berharga dan tak terlupakan bagi para orangtua. Hal ini termasuk ketika sang buah hati mulai belajar untuk melangkah pertama kalinya, ayah dan ibu tak ingin melewatkan salah satu momen ‘bersejarah’ satu ini, bukan?

Orangtua kerap tidak menyadari beberapa tanda ketika bayi siap belajar berjalan. Bahkan tahu-tahu, sang anak sudah bisa melangkah banyak dan membuat takjub orangtua.

Penting untuk diketahui, proses berjalan bayi umumnya dimulai pada usia 9 bulan. Meski setiap anak bisa saja melewati fase berbeda, berikut ini beberapa tahapannya.

Bulan ke-9

Si kecil berdiri tegak bila kedua tangan dipegang. Apabila kita biarkan si bayi berdiri, misalnya hanya pegang kedua tangannya, ia akan berdiri tegak selama sekian detik di atas kakinya.

Ia mampu menahan keseimbangan tubuh yang seluruhnya terletak pada kedua telapak kaki. Berdiri dengan cara demikian biasanya dilakukan hanya sebentar saja, sebab anak memang belum menguasai keseimbangan badan pada sikap badan tegak lurus.

Bulan ke-10

Bayi berpaut pada perabot rumah sembari mengangkat badan sampai berdiri. Seperti halnya pada perkembangan merangkak, bayi di bulan ke-10 biasanya sudah dapat mengangkat badannya sampai sikap ‘empat kaki’.

Dari sikap ini lalu berpaut pada perabot dan menarik badannya ke atas sampai berdiri. Dari sikap berlutut atau setengah berlutut, anak melangkahkan sebelah kakinya ke depan, menjejak dengan telapak kakinya kemudian menarik badannya hingga berdiri kurang lebih selama setengah menit.

Pada sikap ini biasanya telapak kaki tak hanya ujung-ujung jari kaki, tetapi seluruh alas telapak kaki menyentuh permukaan lantai.


Baca juga:


Bulan ke-11

Kemampuan berjalan ke samping sambil merambat pada perabot dalam rumah. Percaya diri si kecil tumbuh dengan tanda sikap berdiri yang memungkinkan anak memindah-mindahkan berat badannya.

Baik dari kaki kiri lalu pindah ke kaki kanan, maupun sebaliknya. Dengan kemampuan inilah buah hati kita ‘berjalan di tempat’ atau melangkah ke samping.

Bila kita pegang kedua tangannya, ia pun mulai mencoba berjalan. Memang langkahnya masih agak tertahan-tahan, belum mantap dengan kaki terbentang lebar.

Bulan ke-12

Bayi akan berjalan jika sebelah tangannya dipegang. Langkah-langkahnya memang belum mantap dan kedua kaki masih terbentang lebar.

Proses ini butuh kewaspadaan orang dewasa, karena anak masih gampang kehilangan keseimbangan hingga orangtua harus selalu memegangnya dan selalu siap menangkapnya bila anak terjatuh.

Bulan ke-13 dan seterusnya

Sang buah hati mulai menjadi ‘ahli’ dan kebiasaan melangkahnya mulai menunjukkan hasil. Kita akan takjub bila suatu saat dia sudah mampu berjalan dengan cepat.

Walaupun perkembangan setiap anak berbeda-beda, umumnya di usia 18 bulan hingga 2 tahun buah hati kita sudah dapat berjalan tegak dengan keseimbangan yang lebih mantap tanpa perlu dipegangi lagi.

Beberapa bayi siap belajar berjalan dimulai dari kebiasaan merangkak terlebih dahulu, tapi beberapa lainnya juga ada yang langsung berdiri dan melangkah.

Adapun hal yang perlu diperhatikan orangtua saat anak berada pada fase ini antara lain menciptakan lingkungan berjalan yang aman, memberikan alas kaki yang tepat, membantu tumbuhkan kepercayaan diri anak, memberikan pijat pada otok kaki, hingga memperhatikan berat tubuh anak. Hal-hal tersebut tentunya bertujuan demi keselamatan dan kenyamanan buah hati kita sendiri, ya.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
5 Objek Wisata di Dieng yang Seru dan Menakjubkan
Previous
5 Objek Wisata di Dieng yang Seru dan Menakjubkan
Lezatnya 6 Masakan di Musim Hujan Ini Dijamin Bikin Badan Hangat dan Sehat
Next
Lezatnya 6 Masakan di Musim Hujan Ini Dijamin Bikin Badan Hangat dan Sehat
Related Articles
Back to
top