x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting
Bayi Menggigit Saat Menyusu? Jangan Khawatir, Yuk Ikuti Cara Cerdas Mengatasinya!

Bayi-mengigit-saat-menyusu

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Banyak alasan mengapa bayi menggigit saat menyusu, ini bisa saja karena ia sedang tumbuh gigi atau mungkin sebagai bentuk protesnya untuk mendapatkan perhatian kita.

Memang cukup menjengkelkan, tapi tetap saja kita sebagai seorang ibu akan lebih bahagia apabila dapat memberikan susu secara kontak langsung dengan bayi.

Selain itu, kebiasaan ini juga dapat terjadi karena bayi merasa mengantuk dan akhirnya ketiduran saat menyusu.

Bahkan, masih banyak faktor lain yang mungkin saja menjadi penyebabnya. Agar kita mendapatkan momen menyusui dengan lancar, yuk simak beberapa tips cerdas berikut ini untuk mengatasinya.

Yuk Cerdas Mencari Solusi dengan Tips Mencegah Bayi Menggigit Saat Menyusu!

Sangat penting untuk dapat mengatur emosi dan reflek meskipun kaget dan kesakitan saat si kecil menggigit puting payudara kita.

Bila kita berteriak, dikhawatirkan dapat membuatkan terkejut dan mungkin saja menolak untuk menyusu kembali. Jadi, yuk terapkan beberapa pilihan cara berikut ini.

  • Tetap dalam kondisi tenang

Cobalah untuk tetap dalam kondisi tenang sambil melakukan kontak mata dengan si kecil. Gunakan nada yang lembut dan ajak si kecil bicara agar ia mengerti sebaiknya tidak menggigit saat sedang menyusu, meskipun mungkin saja ia belum begitu paham apa yang kita maksud.

Selain itu, kita juga dapat melepaskan payudara secara perlahan dari mulutnya dan membenarkan posisinya kembali.

Mengapa-bayi-mengigit-saat-menyusu

  • Pastikan mendapatkan posisi yang tepat

Posisi yang tepat juga sangat berpengaruh dan penting untuk mencegah bayi menggigit saat sedang menyusu.

Oleh karena itu, kita dapat mencari posisi paling tepat yang membuatnya merasa nyaman selama dalam proses menyusu.


Baca Juga:


Kita dapat mencoba posisi punggung yang disandarkan pada sebuah bantal tebal, kemudian letakan bayi pada posisi atas perut kita untuk menyusu.

Cara lainnya, kita cukup berbaring miring dan memosisikan tubuh sejajar dengan bayi. Lalu arahkan kepala bayi pada payudara dengan tubuh kita yang sedikit meringkuk.

  • Selalu perhatikan bayi saat sedang menyusui

Selalu memerhatikan kebiasaan bayi saat menyusui, akan memudahkan kita untuk mengenal dan mengetahui kapan kemungkinan si kecil akan mulai menggigit puting payudara kita.

Terkadang, bayi akan menggigit saat rasa lapar dan hausnya sudah mereda, namun tidak jarang juga ia akan menggigit ketika selesai menyusu.

Jika kita mulai paham dengan kebiasaan ini, tentu saja kita dapat memberikan sedikit umpan untuk mengalihkan perhatiannya. Misalnya dengan memasukan salah satu jari tangan kita ke arah isapan bayi.

  • Mencoba menyusui di tempat yang redup

Si kecil sangat peka terhadap rangsangan dari lingkungan sekitar yang menarik perhatiannya. Jika ia melakukan hal ini beberapa kali, kita dapat mencoba untuk menyusuinya pada ruangan redup yang minim  cahaya.

Tujuannya tentu saja agar bayi tetap fokus saat sedang menyusu dan tidak mudah teralihkan pandangannya dengan hal-hal lain.

Nah itulah beberapa faktor yang mungkin saja menjadi penyebab bayi menggigit saat menyusu. Selain itu, jika si kecil sedang dalam masa pertumbuhan gigi dan menggigit karena mengekspresikan rasa sakitnya, cobalah pijat gusi dan area pipinya secara perlahan saat sedang menyusu.

Alternatif lainnya, kita juga dapat memberikan sedikit pengalihan dengan mainan sebelum atau sesudah menyusui.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Coba Sendiri Di Rumah, Ini Resep Kreasi Granola yang Mudah dan Enak Rasanya
Previous
Coba Sendiri Di Rumah, Ini Resep Kreasi Granola yang Mudah dan Enak Rasanya
Ukiran Jepara, Warisan Nusantara yang Menyimpan Keindahan
Next
Ukiran Jepara, Warisan Nusantara yang Menyimpan Keindahan
Related Articles
Back to
top