x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI
Sulitkah Bangkit dari Kegagalan? Allah Sudah Menjelaskan dalam Satu Surat

Bangkit-dari-kegagalan

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Pepatah bijak berbunyi ‘kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda’ mungkin sudah sangat sering kita dengar.

Hanya saja ketika kegagalan mengetuk pintu, kita belum siap menyambut dan menerimanya. Masih banyak dari kita hanya sekali berjuang langsung berhasil.

Padahal kegagalan akan membawa kesuksesan dan keberhasilan, termasuk saat kita mampu bangkit dari kegagalan tersebut.

Hal tersebut adalah nyata bila diterima dan disikapi dengan lapang dada, serta dijadikan sebagai momen introspeksi dan kontemplasi.

Bangkit dari kegagalan untuk sukses sesungguhnya

Bagi kita para muslim, sesungguhnya Allah SWT telah memberikan ‘terapi’ untuk bangkit dari kegagalan sebagaimana tercantum dalam surah as-Syarh (al-Insyirah) ayat 1-8. Berikut kurang lebih intisari yang bisa kita jadikan pelajaran.

Ayat pertama yang berbunyi,

“Bukanlah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)..” memberikan pesan moral agar siapa pun itu, tidak terkecuali apa profesi dan jabatannya, jika berkompetisi lalu gagal atau sukses, haruslah kita berlapang dada.

Ayat kedua dan ayat ketiga berbunyi,

“...dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu; yang memberatkan punggungmu...”

Maknanya, bahwa memang suatu kompetisi atau ujian pasti menyita waktu, biaya, serta tenaga yang tidak sedikit. Hal itulah sebuah beban yang memberatkan.

Bila Allah telah memberikan keputusan dengan menyukseskan salah satu pihak, meski dengan selisih yang tipis sekalipun, kita haruslah mampu menerima kegagalan. Jangan sampai adanya kegagalan menjadi suatu beban baru yang memberatkan.

Agar-bangkit-dari-kegagalan


Baca Juga:


Ayat keempat berbunyi,

“...dan Kami tinggikan sebutan (nama)-mu bagimu..”

Bermakna jika ingin nama dan sebutan ditinggikan Allah, maka sudah seharusnya kita bersikap rasional dan proporsional dalam menerima kegagalan itu. Hal ini termasuk mampu mengakui kelebihan orang lain dibandingkan diri sendiri.

Ayat kelima dan ayat keenam berbunyi,

“..maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan; sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan...”

Bila kita yakini sejatinya kita mampu menerima kegagalan itu dan tidak keras kepala dengan mencari-cari alasan dengan menuding bahwa seharusnya diri kita yang sukses.

Dengan begitu Allah akan memberikan kemudahan, baik itu dalam hal memudahkan diri kita dalam menerima kegagalan dengan ikhlas maupun memenangkan dan menyukseskan kita dalam kompetisi berikutnya atau dalam urusan yang lain.

Ayat ketujuh berbunyi,

“...maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain...”

maknanya terkadang kompetisi dan ujian telah usai, tugas baru menanti. Bagi pihak yang sukses terbentang tugas baru yang tidak mudah diselesaikan. Sementara bagi pihak yang gagal, tugas baru menanti pula, khususnya mempersiapkan diri untuk tampil lebih baik.

Ayat kedelapan berbunyi,

“...dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”

Sejatinya tujuan akhir dari hidup manusia adalah kembali kepada Allah. Oleh karena itu, dalam urusan berkompetisi di dunia, terutama setelah menerima hasil kompetisi tersebut berserah dirilah dan hanya berharap kepada Allah.

Bangkit dari kegagalan adalah tanda bahwa kita kuat, kita bisa menerima jalan yang sudah ditetapkan dan bersyukur sudah melakukan yang terbaik.

Akan menjadi penting bagaimana cara kita menyikapi kegagalan dan kembali melanjutkan perjalanan tanpa banyak menyesal.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Menilik Tradisi Mengunyah Pinang Masyarakat Papua
Previous
Menilik Tradisi Mengunyah Pinang Masyarakat Papua
Yuk, Cari Tahu Penyebab serta Cara Mengatasi Keringat Bau Tak Sedap
Next
Yuk, Cari Tahu Penyebab serta Cara Mengatasi Keringat Bau Tak Sedap
Related Articles
Back to
top