x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Hati-Hati, Bakteri Di Makeup Bisa Sebabkan Infeksi Ini!


bakteri-di-makeup

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Khusus kamu yang hobi memakai makeup jangan lupa langsung membersihkannya usai seharian beraktivitas ya. Ini karena, kontaminasi bakteri di makeup bisa menyebabkan beberapa jenis infeksi yang serius.

Tampilan cantik dan menawan didukung oleh banyak hal salah satunya adalah dengan menggunakan makeup. Hampir setiap wanita menggunakan makeup setiap harinya.

Namun tahukah kamu bakteri bisa hadir dalam produk makeup? Berbagai macam kosmetik merupakan tempat berkembang biak yang sempurna untuk berbagai jenis bakteri, seperti staphylococcus, streptococcus, micrococcus dan E. Coli.

University of Kansas Medical Center merekomendasikan untuk membuang maskara setelah tiga sampai empat bulan, foundation setelah satu tahun dan eye shadowsetelah dua tahun untuk mengurangi risiko infeksi. 

Infeksi yang Mungkin Terjadi akibat Bakteri di Makeup

Lantas, infeksi apa saja yang mungkin terjadi karena bakteri di makeup? Yuk, simak ulasan berikut ini.

  1. Jerawat

Jerawat adalah masalah paling umum yang terjadi akibat penggunaan kosmetik terlalu sering.

Dermatologist Jeanine Downie menjelaskan bahwa jerawat ringan atau bahkan masalah jerawat yang lebih parah bisa disebabkan akibat kulit wajah sudah terkontaminasi dari bakteri di makeup.

Bagi beberapa orang, bakteri ini mungkin sama sekali tidak berbahaya karena memang bergantung pada kekuatan sistem kekebalan tubuh seseorang dan resistensi seseorang terhadap infeksi bakteri.

  1. Bintitan

Bintitan atau yang dikenal juga dengan sebutan timbilan istilah medisnya hordeolum, adalah benjolan kecil yang sekilas terlihat seperti jerawat yang ada di dekat bulu mata atapun kelopak mata.

Bintitan disebabkan oleh minyak dan kotoran yang menyumbat lubang tempat akar bulu mata. Setelah lubang tertutupi, bakteri tumbuh di dalamnya dan menyebabkan infeksi.


Baca Juga:


Kelenjar ini juga bisa muncul akibat bakteri di makeup sehingga akan menyebabkan peradangan, bengkak di area kelopak mata, kadang benjolan juga mengandung nanah, dan terasa nyeri saat tekan.

Pengobatan untuk bintitan bisa dilakukan dengan cara kompres hangat, tetes antibiotik, tetes steroid, suntikan steroid, atau dalam kasus yang parah harus melakukan drainase bedah.

jenis-bakter-di-makeup

  1. Konjungtivitis

Konjungtivitis adalah infeksi pada membran yang melapisi kelopak mata dan sebagian bola mata yang menyebabkan pembengkakan, mata merah, dan nyeri di area mata.

Meski kondisi ini biasanya menyerang anak-anak, namun orang dewasa yang menggunakan kosmetik bisa mengalami konjungtivitis jika bakteri bersentuhan dengan membran.

Konjungtivitis ini adalah infeksi, sehingga kamu harus dirawat sedini mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain.

Demi mengurangi risiko terkena konjungtivitis, hindari berbagi kosmetik dengan orang lain dan buang kosmetik mata jika baunya tidak enak.

  1. Keratitis

Keratitis mikroba atau yang lebih dikenal sebagai infeksi kornea terjadi saat bakteri bersentuhan dengan kornea. Kondisi ini biasanya terjadi ketika penggunaan lensa kontak yang sudah terkontaminasi oleh bakteri.

Jika kamu memakai lensa kontak setelah dandan, bakteri di makeup bisa menyebar pada salah satu atau kedua lensa kontak.

Hal ini memungkinkan bakteri menyerang kornea, sehingga menyebabkan mata kering, penurunan penglihatan, kelopak mata bengkak dan sensitivitas terhadap cahaya.

Kunjungi dokter mata jika kamu mengalami gejala ini, karena keratitis dapat menyebabkan kebutaan jika tidak ditangani dengan benar.

  1. Blepharitis

Blepharitis adalah infeksi kelopak mata yang menyebabkan peradangan di dasar bulu mata yang menghasilkan belek tebal, lendir berwarna kekuningan seperti nanah yang mengandung banyak bakteri.

Jika bakteri staphylococcus mencemari produk kosmetik, penggunaan produk tersebut akan memicu perpindahan bakteri ke mata sehingga meningkatkan risiko blepharitis.

Blepharitis menyebabkan kamu mengalami sensitivitas terhadap cahaya, penglihatan kabur, nyeri dan kemerahan pada mata. Jika bakteri memasuki kelenjar meiobian, konjungtivitis juga bisa terjadi.

Sobat Moslem, sebaiknya hindari memakai tester makeup di counter agar bakteri di makeup tidak berpindah ke tubuh kamu dan pastikan alat makeup yang akan digunakan bersih, ya!

 



Buat Tulisan
4 Metode Menghilangkan Rasa Cinta Berlebihan Terhadap Manusia
Previous
4 Metode Menghilangkan Rasa Cinta Berlebihan Terhadap Manusia
Hobi Berenang? Waspadai Bahaya Kaporit yang Dapat Menggangu Kesehatan
Next
Hobi Berenang? Waspadai Bahaya Kaporit yang Dapat Menggangu Kesehatan
Related Articles
Back to
top