x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Wisata Religi

Temukan Keunikan Baju Daerah dari 3 Provinsi di Indonesia


Durasi Baca: 1 Menit 10 Detik

Perkembangan tren fashion modern semakin pesat berkembang dengan beragam terobosan. Perkembangannya terbilang cepat menyesuaikan dengan kemajuan teknologi. Sehingga berpotensi mengalahkan kepopuleran baju daerah yang ada pada setiap penjuru kota.

Pakaian adat atau biasa disebut juga dengan baju daerah mempunyai banyak ragamnya di Indonesia. Semua terjadi karena banyaknya suku budaya yang terlahir di dalamnya. Bentuk dan ciri khasnya juga berbeda-beda sehingga dapat bersaing dalam tren fashion yang sedang berkembang. Bahkan setiap baju daerah memiliki keunikannya masing-masing, seperti 3 baju daerah berikut ini:

Baju Adat Bodo dari Sulawesi Selatan. Ada yang unik dari baju daerah yang satu ini, baju Bodo ternyata menjadi salah satu baju daerah tertua di dunia.

Baju ini merupakan baju tradisional dari Suku Bugis yang ada di Sulawesi Selatan. Memakai baju bodo sudah ada dalam kitab yang menjadi pedoman dinamisme dan animisme bagi Suku Bugis, yaitu kitan Patuntung.

Bentuknya juga cukup simple, hanya persegi empat tidak seperti kebanyakan baju daerah lainnya. Dengan potongan lengan yang pendek dan biasanya memakai bawahan sarung yang panjang sampai mata kaki.

Keunikan lainnya terletak pada warna baju bodo yang rata-rata mempunyai warna yang cerah. Selain itu, ada kelompok usia tersendiri yang menentukan warna baju bodo untuk dikenakan. Seperti warna merah darah untuk wanita muda berusia 17 sampai dengan 25 tahun, sedangkan warna jingga hanya digunakan oleh anak perempuan berusia 10 tahun.


Baca Juga:


Baju adat perang dari Kalimantan Barat. Pakaian yang terinspirasi dari baju daerah Suku Dayak ini biasanya disebut king baba untuk laki-laki dan king bibinge untuk perempuan. Uniknya baju ini terbuat dari kulit kayu yang diproses untuk menjadi kain.

Kain yang kemudian menghasilkan sebuah baju daerah khas Kalimantan Barat. Kulit kayunya sendiri juga menggunakan kulit kayu ampuro atau kapuo. Kemampuan ini dihasilkan secara turun temurun dari nenek moyang mereka.

Baju daerah ini menggunakan aksesoris yang juga terlihat sangat menonjol, yaitu ikat kepala yang berhiaskan bulu burung enggang. Sungguh unik bukan?

Baju adat Ulee Balang dari Aceh. Keunikan terakhir dimiliki oleh baju daerah yang berasal dari kota serambi mekah atau Nangroe Aceh Darussalam. Baju daerah ulee balang mempunyai keunikan dari bahan yang digunakannya adalah benang emas. Hal ini membuat banyak orang berdecak kagum saat melihatnya. Baju ini biasanya hanya dipakai untuk kalangan raja dan keluarga raja saja, serta tak lupa bagi para pemuka agama.

Namun, ada perbedaan ulee balang yang dipakai oleh keluarga kerajaan dan para pemuka agama. keluarga kerajaan melengkapi baju ulee balang dengan tambahan aksesoris emas yang asli. Sedangkan para pemuka agama hanya menggunakan ulee balangnya saja tanpa tambahan aksesoris. Meskipun corak yang ada pada baju hampir sama.

 

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Berikan Sentuhan 5 Corak Batik Penuh Makna Ini Untuk Baju Kondangan
Previous
Berikan Sentuhan 5 Corak Batik Penuh Makna Ini Untuk Baju Kondangan
Pilih Sambal Khas Indonesia untuk Melengkapi Menu Ayam Panggang
Next
Pilih Sambal Khas Indonesia untuk Melengkapi Menu Ayam Panggang
Related Articles
Back to
top