x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Apakah Bahaya Terlalu Banyak Makan Jengkol?


Bahaya-terlalu-banyak-makan-jengkol

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Sebagian besar masyarakat Indonesia, tentu sudah tidak asing dengan jenis makanan yang satu ini yaitu jengkol.

Aroma pahitnya yang tajam membuat makanan ini belum tentu disukai oleh semua orang. Tapi bagi kamu yang gemar makan jengkol, penting untuk mengetahui bahaya terlalu banyak makan jengkol.

Terlalu Banyak Makan Jengkol, Apakah Aman?

Jengkol atau yang memiliki nama latin Pithecellobium jeringa memang menjadi makanan yang cukup kontroversial.

Namun, untuk yang gemar makan jengkol pasti merasa bahwa aroma pahit dan rasa legit dari jengkol sangat nikmat dan tidak ada duanya, justru akan menambah nafsu makan.

Di sisi lain, untuk orang yang tidak suka makan jengkol mungkin akan terganggu dengan aroma jengkol tersebut. Bisa dari bau mulut orang yang mengonsumsinya atau di kamar mandi.

Belum banyak yang mengetahui bahwa jengkol ternyata bisa dijadikan salah satu alternatif makanan yang rendah lemak dan karbohidrat.

Buah dengan bentuk gepeng dan berkulit cokelat keunguan ini kandungan karbohidrat mentahnya sekitar 26 persen.

Angka tersebut tentu lebih rendah jika dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan lainnya, yaitu kacang tunggak (cowpea), kacang merah, dan kacang polong yang rata-rata kandungan karbohidratnya sekitar 60-70%.

Selain itu, jengkol juga hanya mengandung 1,8 gram lemak serta kaya akan vitamin A dan B, pangan, fosfor, kalsium dan zat besi.

Apa-saja-bahaya-terlalu-banyak-makan-jengkol

Apa Saja Bahaya Terlalu Banyak Makan Jengkol?

Selain ada kandungan yang menguntungkan dari jengkol, ia juga memiliki senyawa aktif yang bisa menyebabkan keracunan untuk para penikmatnya, yaitu asam jengkolat.

Asam jengkolat itu sendiri ialah senyawa asam amino non-protein yang memiliki kandungan unsur sulfur.

Unsur sulfur tersebut yang membuat jengkol memiliki aroma sangat tajam dan tidak sedap. Kandungan asam jengkolat yang ada di dalam biji jengkol juga akan bergantung pada varietas dan usia biji buah tersebut.


Baca Juga:


Biji jengkol yang usianya muda memiliki kandungan asam jengkolat yang umumnya lebih sedikit jika dibandingkan dengan yang lebih tua.

Penting untuk kamu ketahui bahwa keracunan asam jengkolat memang sebuah kondisi langka, tapi jika itu sudah terjadi bisa menjadi faktor utama penyebab gagal ginjal akut yang tentu sangat berbahaya.

Berdasarkan hasil studi dari Nur C. Bunawan dkk tahun 2004 yang dilakukan di pedalaman Kalimantan, dilaporkan terdapat 96 kasus keracunan jengkol. Umumnya pasien akan sembuh dengan pengobatan rawat jalan, tapi 4 di antaranya meninggal dunia karena mengalami gagal ginjal akut.

Ada juga penelitian dari Univeristy Serawak Malaysia tahun 2007, yang melaporkan ada seorang pasien mengeluh nyeri kolik di pinggang kiri, sakit saat buang air kecil, kencing berdarah, hingga urin yang berbau busuk tepat sehari setelah mengonsumsi jengkol.

Pasien juga mengeluhkan produksi urin yang sangat sedikit dan ketidak mampuan untuk buang air kecil, semua itu menjadi tanda gagal ginjal akut anurik.

Tingkat sensitivitas tiap orang terhadap asam jengkolat tentu berbeda-beda karena tergantung pada kondisi asam lambungnya, seberapa banyak jengkol yang ia makan, hingga cara mengolahnya.

Adakah-bahaya-terlalu-banyak-makan-jengkol

Jika kamu gemar makan jengkol namun memiliki kondisi asam lambung yang tinggi, hal itu akan membuat risiko mengalami keracunan lebih tinggi.

Asam jengkolat memiliki sifat sukar larut dalam air dan akan mengkristal dalam konsentrasi asam lambung tinggi.

Kristal tersebut bisa menyebabkan penyumbatan di saluran kencing dan juga dalam ginjal. Sehingga dalam kasus tertentu yang cukup parah, terlalu banyak mengonsumsi jengkol bisa membuat kerusakan pada organ ginjal.

Jadi, bijaklah dalam mengonsumsi makanan yang satu ini, sebab bahaya terlalu banyak makan jengkol bisa mengintai kapan saja. Konsumsi jengkol secukupnya saja ya agar kamu mendapatkan kenikmatan dan manfaat makanan tersebut.   



Buat Tulisan
5 Perawatan Mudah untuk Rambut Kering, Intip Caranya Yuk!
Previous
5 Perawatan Mudah untuk Rambut Kering, Intip Caranya Yuk!
5 Cara Mengajari Anak Menulis yang Seru
Next
5 Cara Mengajari Anak Menulis yang Seru
Related Articles
Back to
top