x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Bahaya Mendiagnosis Diri Sendiri yang Perlu Dipahami


Bahaya-mendiagnosis-diri-sendiri

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Di era yang semakin modern ini, informasi mengenai kesehatan bisa dengan sangat mudah kamu akses.

Bahkan, ada beberapa situs kesehatan yang menyediakan fitur symptom checker untuk mengira-ngira gejala penyakit apa yang kamu alami. Padahal ada dampak buruk dan bahaya mendiagnosis diri sendiri yang harus kamu ketahui.

Apa Saja Bahaya Mendiagnosis Diri Sendiri?

Saat ini juga sudah mulai muncul fenomena yang disebut self diagnosis atau mendiagnosis diri sendiri.

Perlu diketahui bahwa mendiagnosis diri sendiri bisa jadi sangat berbahaya untuk kesehatan kamu.

Hal itu disebabkan beberapa deretan gejala, keluhan, dan tanda yang kamu dapatkan dari internet sangatlah terbatas dan kurang spesifik sehingga kamu bisa salah dalam mengira-ngira.

Selain itu, diagnosis yang kamu lakukan dari hasil pencarian di internet justru bisa memberikan dampak yang berbahaya untuk kesehatan tubuh kamu. Apa saja bahaya mendiagnosis diri sendiri?

Tentu saja untuk mendiagnosis suatu penyakit tidak semudah itu. Langkah pertama yang akan dilakukan oleh seorang dokter saat kamu berkonsultasi dengannya ialah menetapkan diagnosis.

Diagnosis tersebut ditentukan berdasarkan gejala, keluhan, riwayat kesehatan, dan faktor lainnya yang kamu alami.

Diagnosis tersebut juga hanya boleh ditetapkan oleh tenaga medis yang profesional. Hal itu dikarenakan proses menuju diagnosis yang tepat tidaklah mudah.

Adakah-bahaya-mendiagnosis-diri-sendiri

Bahkan, tidak jarang terdapat dua orang dokter yang memberikan diagnosis pada satu pasien yang sama.

Sel diagnosis merupakan suatu upaya untuk mendiagnosis diri sendiri berdasarkan informasi yang kamu dapatkan secara mandiri, biasanya melalui internet.

Saat mendiagnosis diri, kamu akan dengan mudah menyimpulkan suatu masalah kesehatan fisik maupun psikologis yang hanya berdasarkan pada informasi yang kamu dapatkan.


Baca Juga:


Padahal, tenaga medis yang profesional sekalipun perlu mengulik seluk-beluk suatu masalah kesehatan dan membutuhkan waktu sebelum akhirnya bisa mendiagnosis kamu.

Bahkan mungkin kamu juga perlu menjalankan pemeriksaan lainnya lebih lanjut karena adanya dugaan terhadap suatu penyakit yang tidak dapat disimpulkan begitu saja.

Kekhawatiran terhadap fenomena tersebut juga akan semakin bertambah seiring kemajuan teknologi yang ada.

Terdapat sebuah penelitian di tahun 2013 yang bahkan menemukan bahwa di antara orang-orang yang mencari informasi mengenai kondisi kesehatan mereka, hanya terdapat setengahnya saja yang kemudian benar-benar melakukan konsultasi dengan dokter.

Perlu kamu ketahui bahwa ada beberapa bahaya mendiagnosis diri sendiri, yaitu:

Akibat-mendiagnosis-diri-sendiri

  1. Mengakibatkan diagnosis yang salah

Terdapat beberapa gangguan kesehatan yang memiliki gejala hampir sama. Contohnya, kondisi perubahan mood secara mendadak sangat sering dikaitkan dengan gejala gangguan bipolar, atau sakit kepala hebat sering dianggap sebagai gangguan pada bagian otak.

Ya, walaupun tidak sepenuhnya keliru hal itu tentu saja bisa menyebabkan salah diagnosis.

  1. Gangguan kesehatan yang lebih serius tidak terdeteksi

Gejala psikologis yang kamu alami bisa jadi merupakan salah satu dampak dari masalah kesehatan fisik.

Contohnya, yang kamu kira selama ini gangguan panik mungkin disebabkan oleh detak jantung tidak teratur atau masalah pada kelenjar tiroid.

Padahal, pada kasus lain ada tumor otak yang bisa memengaruhi bagian otak yang bisa mengatur emosi dan kepribadian kamu.

  1. Mengonsumsi obat yang salah

Jika kamu mendapatkan diagnosis yang keliru, tentu ada kemungkinan pengobatannya juga salah.

Risiko kamu menderita suatu penyakit tentu akan semakin besar jika mengonsumsi obat secara asal atau menjalankan metode pengobatan yang mungkin tidak dirasakan secara medis.

Sekalipun obat yang kamu konsumsi tidak berbahaya, minum obat yang keliru tidak dapat menyembuhkan keluhan yang kamu alami.

Sobat Moslem, itulah bahaya mendiagnosis diri sendiri. Lebih baik kamu berkonsultasi dengan ahlinya dan ceritakan apa yang kamu keluhkan.

Jangan sampai kemajuan teknologi yang ada malah memberikan dampak yang buruk untuk kesehatan tubuh kamu.



Buat Tulisan
Ternyata Minum Air Kelapa Berlebihan Tak Baik, Lho!
Previous
Ternyata Minum Air Kelapa Berlebihan Tak Baik, Lho!
Bagaimana Cara Cegah Mual Setelah Olahraga? Begini Triknya
Next
Bagaimana Cara Cegah Mual Setelah Olahraga? Begini Triknya
Related Articles
Back to
top