x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Hobi Berenang? Waspadai Bahaya Kaporit yang Dapat Menggangu Kesehatan


bahaya-kaporit

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Berenang memang asyik untuk dilakukan apalagi berenang juga menyehatkan. Namun, kita juga harus mewaspadai bahaya kaporit di kolam renang. Apa saja?

Kaporit sering digunakan untuk membersihkan kolam renang dan membunuh bakteri yang terdapat di dalam air kolam tersebut.

Dengan menggunakan kaporit,  pemilik kolam renang bisa meminimalkan biaya dibandingkan dengan mengganti air kolam dengan air bersih yang baru.

Apa Itu Kaporit?

Kaporit atau kalsium hipoklorit adalah senyawa berbentuk padatan putih yang siap didekomposisi di dalam air untuk kemudian melepaskan oksigen dan klorin.

Kalsium hipoklorit biasa digunakan sebagai agen pemutih atau disinfektan. Senyawa  ini juga sering digunakan sebagai pemutih kertas dan tekstil pada industri.

Kaporit sangat terasa jika kita berenang di kolam renang umum, baunya yang agak menyengat dan jika terkena mata akan terasa pedih.

Penggunaan kaporit pada kolam renang harus disesuaikan dengan konsentrasi yang dibutuhkan dan batas aman yang telah ditetapkan oleh badan regulasi.

Bahaya Kaporit Dalam Air Kolam Renang

  1. Infeksi kulit

Kaporit dapat menyebabkan iritasi kulit dan rasa terbakar pada kulit. Kontak dengan air kolam renang yang mengandung klorin berlebih akan menimbulkan ruam merah dan infeksi kulit.

Selain itu, klorin yang bereaksi dengan materi organik akan menghasilkan zat-zat toksik yang merusak kulit.

Anak-anak jauh lebih rentan mengalami efek buruk akibat toksin dari kaporit pada kolam renang.

  1. Iritasi mata

Ketika bereaksi dengan zat-zat organik seperti urin dan keringat para perenang, klorin akan menghasilkan senyawa sejenis nitrogen triklorida.

Senyawa nitrogen triklorida dapat menyebabkan iritasi pada membran-membran mucus (lendir), sehingga memicu iritasi mata.

Lama kelamaan mata yang sering terkena air kolam renang yang mengandung senyawa hasil reaksi tersebut bisa mengalami masalah penglihatan lainnya seperti kornea yang berawan, iritis, retinitis, hingga terbentuknya katarak.

apa-saja-bahaya-kaporit

  1. Gangguan sistem pernapasan

Sistem pernapasan merupakan salah satu sistem organ di dalam tubuh yang paling mudah terpapar oleh klorin dalam berbentuk gas di kolam renang.

Fungsi klorin dalam kolam renang dapat menyebabkan beberapa penyakit pada paru-paru seperti bronkitis dan exercise-induced bronchoconstriction (EIB) atau asma yang dipicu oleh olahraga.


Baca Juga:


Penyakit asma yang dialami seseorang setelah berenang seringkali disebut dengan istilah swimmer’s asthma.

Senyawa klorin dalam kaporit juga dapat menyebabkan penyakit epiglottitis, yaitu pembengkakan dan inflamasi epiglottis yang mengganggu proses pernapasan.

  1. Kerusakan dan perubahan warna gigi

Reaksi kaporit dengan air kolam renang menghasilkan pH air kolam renang yang tinggi. Ketidaksetimbangan pH ini menyebabkan beberapa masalah pada gigi, seperti perubahan warna dan kerusakan gigi.

Klorin merupakan salah satu senyawa yang dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Kondisi dimana perenang mengalami perubahan warna pada gigi bagian depannya dikenal sebagai swimmer’s calculus.

Selain perubahan warna, pH yang tidak setimbang pada kolam renang juga menyebabkan enamel gigi menjadi lunak dan membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan serta membuat gigi lebih sensitif.

Dalam jangka panjang, gas klorin dapat menyebabkan korosi pada gigi, sering disebut sebagai swimmer’s erosion.

  1. Masalah sistem pencernaan

Salah satu bahaya kaporit saat berenang, dapat menyebabkan berbagai gangguan pada sistem pencernaan. Gangguan paling umum yang diderita seseorang sesaat setelah menelan air kolam renang adalah rasa terbakar di tenggorokan.

Jika jumlah kaporit yang tertelan cukup banyak, maka bisa terjadi kerusakan pada jaringan-jaringan di dalam tubuh, terutama sepanjang jalur pencernaan.

Selain itu, jika konsentrasi kaporit yang terkandung dalam air kolam renang melebihi batas aman, dapat menyebabkan kerusakan pada mulut, esophagus, dan lambung, yang dalam keadaan parah dapat menyebabkan pendarahan.

Sobat Molem, bahaya kaporit di atas bisa diminimalisir dengan menggunakan perlindung lengkap saat berenang. Seperti, menggunakan kacamata renang, hidung, serta harus berhati-hati saat membuka mulut ketika berenang.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Hati-Hati, Bakteri Di Makeup Bisa Sebabkan Infeksi Ini!
Previous
Hati-Hati, Bakteri Di Makeup Bisa Sebabkan Infeksi Ini!
Tak Hanya Bijinya, Ada 3 Manfaat Bunga Matahari yang Tak Terduga
Next
Tak Hanya Bijinya, Ada 3 Manfaat Bunga Matahari yang Tak Terduga
Related Articles
Back to
top