x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Trik Mengenali Bahasa Tubuh Anak Tanpa Perlu Memaksanya


Anak kecil memang menggemaskan, namun sebagai orang tua kita perlu memahami bahwa mereka belum bisa diajak berkomunikasi secara efektif layaknya orang dewasa. Selain secara lisan dan tulisan, bentuk komunikasi lainnya adalah bahasa tubuh. Ini merupakan bahasa yang ditunjukkan oleh gerakan tubuh seperti tatapan mata, ekspresi wajah dan sentuhan, yang umumnya terjadi secara spontan dalam upaya mengekspresikan perasaan dan keinginan tersembunyi di dalam hati.

Tips mengenali bahasa tubuh anak

Pahamilah bahasa tubuh anak yang secara tidak langsung merupakan perwujudan dari apa yang sebenarnya mereka inginkan. Bagian yang perlu diperhatikan antara lain kepala dan wajah, tangan dan kaki, gerakan mata menatap atau menghindar, nafas santai atau tersengal. Yuk, simak penjelasan berikut ini untuk mengetahui lebih jauh.

  • Kontak Mata

Betapa pentingnya menerapkan faktor yang satu ini saat berkomunikasi. Ketika berbicara sambil melakukan kontak mata dengan si buah hati, ia akan merasa bahwa apa yang kita katakan adalah sebuah hal penting. Anak pun bisa tahu lebih baik saat kita berbicara dengannya hanya dengan tatapan yang sunguh-sungguh. Serius atau tidaknya perkataan kita bisa ia baca dari mata kita. Perhatikan pula beberapa hal lain juga berpengaruh, contohnya gerakan mata ataupun senyuman.

  • Berlutut atau membungkuk

Ada satu hal yang terkadang dilupakan orang dewasa yang lebih tinggi dari anak kecil. Pada saat kita berbicara dengan posisi berdiri, secara umum hal ini bisa mengintimidasi anak. Ketahuilah bahwa anak akan lebih bisa menyerap pesan kata-kata apabila disampaikan dengan lebih intim. Oleh karenanya, biasakan untuk membungkuk atau berlutut saat bicara dengannya. Dengan begitu perubahan mimik dan ekspresi wajahnya juga akan lebih jelas terlihat.

  • Jarak dekat

Cara selanjutnya memahami bahasa tubuh anak sekaligus agar perkataan kita benar-benar dapat didengar anak ialah dengan cara penyampaian dari jarak dekat. Hal ini erat kaitannya dengan kondisi psikologis anak. Pada umumnya anak-anak lebih merasakan adanya jalinan emosional dengan orang-orang yang berada di dekatnya. Perhatikan arah dan posisi tubuh ruang gerak antara anak dengan kita, apakah mendekat atau menjauh.

 


Baca Juga:


  • Melibatkan diri

Seorang anak adalah peniru ulung, oleh karena itu jadilah contoh yang baik untuk dirinya. Misalnya saat kita tengah mengajarkannya untuk merapikan sesuatu, akan lebih efektif jika kita turun tangan langsung memberikan contoh caranya. Akan lebih baik pula jika kita berbicara kepada anak dengan sikap tangan yang netral atau terbuka. Dengan demikian, ia merasa bahwa kita tidak sedang memerintahnya.

Dengan latihan membaca bahasa tubuh sama artinya kita latihan memahami anak, mengerti  keinginannya, serta berusaha menterjemahkan dengan baik maksud apa yang tak mampu ia sampaikan secara lisan. Jadilah orang tua yang tak hanya memenuhi kebutuhan material anak, namun juga psikologis yang baik.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Cara Memahami dan Merawat Tanaman Dalam Ruangan
Previous
Cara Memahami dan Merawat Tanaman Dalam Ruangan
Perlu Dikonsumsi, Ini Fakta Sehat 3 Makanan Berlemak Baik
Next
Perlu Dikonsumsi, Ini Fakta Sehat 3 Makanan Berlemak Baik
Related Articles
Back to
top