x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Travel Religi   Traveling Tips

Trik Hemat Liburan Seru Backpacker Ke Jepang


Durasi Baca: 1 Menit 5 Detik

Sudah mendambakan liburan ke Jepang sejak lama, tapi masih ragu ingin menghemat dana sebaik mungkin? Tingginya biaya hidup di negara tersebut, yaitu sekitar 10 ribu yen atau sekitar 1 juta rupiah per hari, memang bukan tak mungkin membuat nyali ciut.

Tapi tenang saja, sebenarnya kita bisa jalan-jalan melihat sakura berguguran, puas belanja di Shibuya, sampai jadi saksi betapa cepatnya kereta shinkansen dengan ide backpacker ke Jepang. Cek beberapa tipsnya berikut ini.

1. Begini cara hemat berburu tiket pesawat ke Jepang

Haru (sebutan untuk musim semi, bulan Mei-Juni) dan Natsu (sebutan musim panas, bulan Juli-September) merupakan periode favorit bagi para wisatawan untuk berlibur ke Jepang karena cuacanya nyaman dan bunga sakura mulai bersemi.

 

Inilah yang menyebabkan harga tiket pesawat di bulan-bulan ini cenderung lebih mahal dibandingkan Fuyu (sebutan musim dingin, bulan Desember-Februari). Jika memang menginginkan harga tiket pesawat termurah, sebaiknya pilih berangkat saat musim dingin.

Di samping itu, datang ke Jepang melalui Bandar Udara Itami (ITM) di Osaka bisa memberikan harga yang lebih murah. Khususnya jika dibandingkan masuk ke Jepang lewat Bandara Tokyo Haneda (HND), Bandara Narita (NRT), atau Bandara Kansai (KIX) di Osaka.  Umumnya harga tiket pesawat pulang pergi ke Jepang dari Indonesia berkisar antara Rp 6.000.000 hingga Rp 8.000.000.

Saat musim promo, harga tiket itu bisa terpangkas setengahnya. Rajinlah untuk selalu update harga tiket promo via internet.

2. Pelajari lagi transportasi di dalam dan antar kota

Negara dengan Ibukota Tokyo ini mempunyai salah satu sistem transportasi terbaik di dunia, suatu kelebihan luar biasa yang sekaligus menjadikan biaya transportasi tergolong cukup mahal.

Biaya perjalanan pulang pergi dengan shinkansen saja kisaran biayanya 12.000-40.000 yen atau sekitar Rp 1.300.000 hingga Rp 5.000.000. Bila ingin backpacker ke Jepang, kita juga perlu lebih cerdas soal hal ini.


Baca Juga:


Ada alternatif lain seperti kereta lokal, bus, ataupun penyewaan mobil yang bisa membawa kita berkeliling. Kita juga bisa pilih Japan Railway Pass (JR Pass) agar lebih hemat, gunakan kartu ini untuk berkeliling tanpa batas selama 7, 14, hingga 21 hari di jalur kereta Jepang, termasuk Shinkansen. Apabila kita hanya ingin mengelilingi satu wilayah tertentu di Jepang, kita bisa kok membeli regional pass yang berfungsi serupa dengan JR Pass namun hanya berlaku di daerah pilihan tersebut.

3. Cari akomodasi lebih murah di Jepang

Sesudah booking tiket pesawat dan transportasi, biaya termahal berikutnya adalah akomodasi alias penginapan. Terkait biaya transportasi cukup mahal yang sudah dibahas sebelumnya, akan lebih bijak jika kita mencari penginapan yang dekat dengan pusat kota atau objek wisata yang dituju.

Jatuhkan pilihan pada hostel murah masih bisa kita temui di tengah kota. Misalnya di Tokyo, kita masih dapat menemukan hostel dengan kisaran harga 2.000 yen atau sekitar Rp 240.000 per malam di Shinjuku dan Shibuya.

4. Siapkan perbekalan untuk biaya makan yang lebih murah

Biaya makan di Jepang terbilang cukup normal dan kita masih bisa menemukan makanan yang enak dengan harga terjangkau. Negeri Sakura ini terkenal dengan berbagai convenient store (konbini) berbagai makanan seperti onigiri, salad, hingga bento, bisa kita temukan di sini.

Onigiri dijual seharga 100 yen atau Rp 11.000 per buah, sementara harga bento mulai dari 300 yen atau sekitar Rp 35.000 per paket. Kita hanya perlu memanaskan di microwave yang tersedia dan menikmati makanan yang rasanya tak kalah dengan restoran. Jangan lupa juga untuk mencoba street food ala Jepang, mulai dari oden, takoyaki, tempura, okonomiyaki, hingga karage yang murah dan enak. Jangan lupa juga untuk memastikan ke-halalan-nya ya, Sobat!

Dengan mengikuti tips backpacker ke Jepang ini, kita masih punya sisa uang untuk membeli sovenir lucu sebagai oleh-oleh dengan harga 100 yen saja di berbagai 100 yen store. Bahkan mencoba belanja di pusat perbelanjaan pinggiran kota seperti Aeon atau Ito-Yokado, lho. Seru sekali, bukan? Sudah siap berlibur ke Jepang, Sobat?

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Dulu Kumuh, Rumah Kampung di Malang Ini Kini Jadi Tempat Wisata
Previous
Dulu Kumuh, Rumah Kampung di Malang Ini Kini Jadi Tempat Wisata
5 Pesawat Terbesar Di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia
Next
5 Pesawat Terbesar Di Dunia, Salah Satunya dari Indonesia
Related Articles
Back to
top