x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Lovestyle

Ayah dan Ibu Rindu


Permata indah bercahaya bersaing indah dengan kasih sayang orang tua. Curahan kasih milik ibu yang tak ternilai, lebih dari sekedar emas permata. Sayang ayah yang tak bisa dinilai berdasarkan keringat dan tenaganya yang keluar. Mereka sosok pahlawan yang tiada bandingannya.

Jangan menyakitinya dengan perkataan bahkan hanya dengan kata “ah!”, maka Allah akan murka apabila orang tua telah dilukai hatinya. Bagi mereka anak adalah segalanya, mereka tetap berusaha melakukan yang terbaik untuk anak-anaknya. Tak perduli berapa banyak tantangan dihadapannya, mereka akan tetap berusaha sekuat tenaga.

Wujud setiap kasih sayang orang tua memang berbeda..

 

Baca Juga: 

Selama Bukan Perintah Yang Buruk (Maksiat), Perintah Orang Tua Wajib Kita Lakukan

 

Ketika kamu kecil, dirawat dengan segala kasih sayang. Dimanja dan dituruti segala keinginannya, hingga beranjak dewasa kamu pun ingin perlakuan yang sama. Ingin segalanya yang kamu perlukan langsung terwujud begitu saja. Mungkin jika memiliki rejeki yang lebih, tanpa diminta semuanya akan ada dalam sekejap mata. Tetapi, kamu harus tahu keadaan mereka terlebih dahulu. Jangan malah menjadi beban baginya, dan memaksakan kehendak begitu saja. Meskipun pada akhirnya mereka akan melakukan apa saja asal kamu bahagia.

Menjadi orang tua tak begitu saja melepaskan tanggung jawabnya ketika anak sudah dewasa. Kekhawatirannya akan semakin menjadi ketika anak yang setiap hari sampai setiap jam ada didalam dekapan sekarang hanya mereka lihat dalam sekejap pandangan.

Tak terasa kamu sudah menjadi anak sekolahan, wanita karier atau seorang pengusaha hebat. Waktumu tak lagi hanya dihabiskan di taman bermain, atau membuntuti ibu kemanapun beliau beranjak. Kamu sekarang mempunyai banyak teman, kehidupan sendiri, dan segudang kesibukan yang membuat waktu 24 jam terasa kurang. Banyaknya waktu yang kamu habiskan di luar rumah, membuat mereka merasakan kerinduan yang begitu mendalam. Mereka menyadari bahwa saat ini, anak kecil yang menggemaskan sudah menjadi orang yang berhasil meraih pendidikan yang diinginkan.

Sobat, semua ini bisa menjadi pelajaran yang sangat berarti bagi kita. Memang ada saatnya kita harus menjalin pertemanan, mencari maisyah, atau sibuk meraih impian kita. Namun, jangan sampai waktu yang kita habiskan lebih banyak diluar, atau terlalu berkutat dengan ke-egoisan kita sendiri. Ingatlah, bahwa dirumah ada mereka, ibu dan ayah kita yang sedang menunggu anaknya pulang, anaknya dating, atau sekedar berkunjung untuk melepas tawa Bersama dan berbagi cerita. Gunakan waktu yang berharga saat ini, selama kita masih bisa melihat mereka di dunia. Bahagiakan mereka, habiskan waktu bersama, bawakan makanan kesukaannya, beri kejutan-kejutan kecil untuk menghidupkann kembali jiwanya. Agar mereka merasa, bahwa anaknya tetap ada padanya, bukan berjalan jauh sendiri meninggalkannya. Jangan sampai menyesal pada akhirnya, jika kita tak bisa membalas setiap kasih sayang dan kerja keras mereka selama ini.  Yah.. meski apapun yang kita lakukan di dunia ini tidak akan pernah mampu membalas jasa mulia mereka, setidaknya kita membuat hati orang tua kita tercukupi dengan memperhatikannya.

Jika kamu sudah selesai membaca tulisan ini dan masih mempunyai orang tua, jangan lupa untuk datang kepadanya. Mencium tangannya, memeluk tubuh hangatnya.

Dan bagi kamu yang orang tuanya sudah berada di sisiNya, jangan lupa untuk selalu mendoa’akannya ya..

 

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Sunu Matta Band: “Dapat Ketenangan Bathin dan Hidup yang Baru..”
Previous
Sunu Matta Band: “Dapat Ketenangan Bathin dan Hidup yang Baru..”
4 Alasan Lampu Bohlam Jadi Lampu Favorite Untuk Dekorasi Cafe
Next
4 Alasan Lampu Bohlam Jadi Lampu Favorite Untuk Dekorasi Cafe
Related Articles
Back to
top