x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Inspiring People   Figure

Tak Mudah Menyerah, Ini Kisah di Balik Kesuksesaan Atina Maulia


Atina-Maulia

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Pasti ada hikmah di balik musibah yang terjadi. Seperti yang dialami oleh Atina Maulia sebagai founder Vanilla Hijab.

Sekitar empat tahun yang lalu dirinya hanya dapat terduduk lemah di kursi roda. Namun, kini ia berhasil bangkit hingga dapat menghidupi puluhan pegawai di dalam naungan usaha hijab online miliknya.

Keberhasilan yang ia raih, berkat doa, mimpi, serta usaha yang dilakukannya. Perjalanan usahanya bermula dari musibah yang dialaminya.

Penyakit rematik autoimun atau rheumatic autoimmune disease yang dideritanya ketika berusia 19 tahun, membuatnya mengalami kelumpuhan bagian kaki.

Padahal, saat itu dirinya tengah berkuliah di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan, Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 2014 lalu.

Kisah Pengusaha Wanita Muda dan Sukses Atina Maulia

Tidak ingin menyerah dengan keadaan, dirinya kembali tinggal bersama orang tuanya di Jakarta untuk melakukan penyembuhan dan melanjutkan pendidikannya di salah satu universitas swasta.

Sadar tidak sedikit uang yang dikeluarkan untuk biaya pengobatan penyakitnya, dirinya bertekad kuat untuk berusaha mencari penghasilan sendiri.

Di tengah rasa bimbangnya, dirinya bersama sang kakak Intan Kusuma yang kini merupakan CEO Vanilla Hijab berpikir untuk memulai usaha sebagai penambah biaya rumah sakit dan memanfaatkan waktu agar tidak terbuang percuma.


Baca Juga:


Memilih usaha berjualan hijab yang diberi nama Vanilla Hijab dengan memanfaatkan media online mengingat keterbatasan modal dan tempat usaha.

Awalnya, hijab buatannya diproduksi oleh tukang jahit keliling yang biasa mangkal di depan rumahnya, hingga kini mulai dikerjakan secara profesional di rumah produksi miliknya sendiri.

Dua kakak beradik yakni Atina dan Intan justru menyambut pertumbuhan ini sebagai hal yang sangat positif. Hal ini, dapat menjadi pembuktian semakin banyak wirausaha muda di Indonesia dan berkembangnya industri kreatif.

Kisah-inspirasi-Atina-maulia

Menurutnya, setiap merek memiliki ciri khasnya masing-masing. Begitupun dengan rezeki yang telah ditetapkan Allah SWT. Namun, tetap harus memiliki upaya pada konsumen agar tetap bertahan dan eksis di pasar fashion muslim ini.

Bagi mereka, Vanilla bukan hanya sebuah brand clothing line. Vanilla, memiliki makna mendalam dengan misi yang besar. Hal ini dapat dilihat dari namanya “Vanilla” yang identik dengan rasa manis. Kini Vanilla hijab telah memiliki kurang lebih 80 karyawan.

Bukan hanya itu, Vanilla berupaya agar kehadirannya dapat memberi manfaat bagi orang banyak. Mulai dari mengikut sertakan penjahit keliling bekerja bersamanya, hingga membantu pegawainya yang sempat putus sekolah dan kembali melanjutkan pendidikannya.

Selain itu, brand ini juga ikut berbagi dengan saudara Muslim di wilayah paling timur nusantara, khususnya para penghafal Alquran. 

Wah, mulia sekali ya Sobat. Ada banyak hal yang dapat kita ambil sebagai pembelajaran hidup. Jadi, jangan pernah menyerah jika kamu dalam keadaan sulit. Tetaplah berdo’a dan berusaha karena disetiap kesulitan pasti ada kemudahan.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Bagaimana Cara Memanfaatkan Kulit Jeruk untuk Obat Jerawat Alami?
Previous
Bagaimana Cara Memanfaatkan Kulit Jeruk untuk Obat Jerawat Alami?
Seperti Apakah Cara Mengajarkan Anak Berbagi yang Tepat?
Next
Seperti Apakah Cara Mengajarkan Anak Berbagi yang Tepat?
Related Articles
Back to
top