x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Tentang Aqiqah, Beginilah Ketentuan dan Keutamaan yang Harus Diketahui!


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Bagi dua orang yang telah menikah pasti ingin mempunyai buah hati. Kehadirannya sangat dinantikan untuk menyempurnakan hidup mereka. Namun, dalam Islam setiap anak mempunyai kewajiban yang harus dipenuhi oleh orang tuanya.

Kewajiban tersebut adalah melakukan aqiqah terhadap anak-anaknya. Meskipun hukum melakukan aqiqah adalah sunnah muakad, tetapi menjadi wajib dilakukan bagi yang mampu.

Aqiqah menurut bahasa arab secara etimologi berarti potong, kata aqiqah juga berasal dari kata ‘aqqu. Kata potong yang menjadi arti memiliki 2 makna yaitu, memotong rambut bayi yang akan di aqiqah. Juga menyembelih hewan kambing yang akan diaqiqahkan untuk bayi.

Jadi, aqiqah sendiri merupakan bagian dari salah satu ibadah kepada Allah yang dilakukan atas lahirnya seorang anak. Baik anak itu anak laki-laki maupun perempuan.

Aqiqah juga merupakan suatu ibadah yang mengorbankan hewan untuk disembelih dan dagingnya disedekahkan. Dengan cara ini, juga dapat menjadi lebih dekat dengan Allah dan mensyukuri segala nikmat yang diberikan.

Dalam pelaksanaannya, aqiqah yang dilakukan sangat disunnahkan pada waktu usia bayi menginjak hari lahirnya yang ke tujuh hari. Namun, terkadang ada orang tua yang belum sempat melaksanakannya pada hari ketujuh.

Jadi, dapat dilakukan pada hari ke empat belas kelahirannya. Jika masih berada dalam satu halangan, maka dapat dilakukan pada hari ke dua puluh satu. Bahkan, ketika orang tua belum mampu untuk melaksanakannya di hari ke dua puluh satu tersebut.

Lalu bagaimana jika kedua orang tuanya belum mampu sampai saat anaknya dewasa? Maka, dapat dipastikan bahwa aqiqah dilakukan jika orang tua sudah mampu untuk melaksanakannya.

Dalam hal materi maupun waktu yang ada hingga dapat terlaksananya aqiqah.

Selain itu, ada ketentuan hewan aqiqah yang harus diketahui setiap orang tua. Menurut anjuran, hewan yang dibutuhkan untuk mengaqiqahkan anak laki-laki berbeda dengan perempuan.

Untuk orang tua yang mengaqiqahkan anak laki-laki, maka hewan yang dibutuhkan berjumlah 2 ekor. Dan bagi anak perempuan hewan yang dibutuhkan cukup satu ekor saja.

Berkenaan dengan daging hewan aqiqah, sebaiknya untuk disedekahkan kepada fakir miskin. Tetapi boleh sebagian dimakan oleh keluarga dan sebagian lagi diberikan.

Atau juga boleh seluruh dagingnya diberikan kepada yang membutuhkan. Dalam sunnahnya, pembagian daging aqiqah dalam keadaan yang sudah dimasak. Inilah yang jadi pembeda antara daging aqiqah dan daging qurban.


Baca juga:


Dengan melakukan aqiqah, kita juga akan mendapatkan keutamaannya yaitu, mendapatkan pahala dari melaksanakan aqiqah yang menjadi sunnah Rasulullah. Ya, melaksanakan sunnah Rasulullah sama saja kita membuktikan bahwa kita mencintai nabi Muhammad SAW.

Ditambah, aqiqah juga dapat menghilangkan kotoran dan penyakit. Makna ini diambil dari arti kata aqiqah sendiri yang berarti potong. Pada saat aqiqah, kita pastinya juga akan melakukan bacaan khatam Al Qur’an dan bacaan doa-doa lainnya.

Secara tidak langsung, apa yang kita lakukan adalah salah satu cara yang dapat meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT.

Selain itu, aqiqah juga bermaksud untuk mendoakan anak-anak yang di aqiqah dari seluruh tamu yang menghadirinya, bahkan bisa tak terhitung jumlahnya, Masya Allah!

Yang mana juga dapat meningkatkan tali sillaturahim dalam cinta sosial sesama saudara muslim di lingkungan maupun kerabat dekat dengan memberikan daging aqiqah.

Ibadah aqiqah merupakan ibadah yang juga dicontohkan oleh Rasulullah dan para sahabat. Sebagai manusia, kita hanya diperintahkan untuk melakukan dengan niat hati yang tulus.

Sebab, semua yang dilakukan akan menjadi berkah dan mudah bila diniatkan dengan ikhlas dan dengan cara yang sesuai dengan ajaran  Allah. Aamiin.

 

Annisa Nurul Haqiqie



Buat Tulisan
Belajar Tentang Aqidah Agama, Jadikan Hidup Lebih Berarti
Previous
Belajar Tentang Aqidah Agama, Jadikan Hidup Lebih Berarti
Tempat Wisata Edukasi, Nikmati Hasil Panen Buah Salak Sendiri Di Omah Salak
Next
Tempat Wisata Edukasi, Nikmati Hasil Panen Buah Salak Sendiri Di Omah Salak
Related Articles
Back to
top