x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Anjuran Menghemat Air Seperti yang Dilakukan Rasulullah


Anjuran-menghemat-air

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Beberapa daerah di Indonesia saat ini sudah mulai mengalami kekeringan. Kesulitan untuk mendapatkan air tentu bisa menghambat aktivitas sehari-hari yang akan dilakukan.

Namun, tidak jarang saat musim hujan telah tiba dan air melimpah, banyak orang yang justru boros menggunakan air.

Padahal, umat Islam memberi anjuran menghemat air seperti yang dilakukan Rasulullah SAW.

Anjuran Menghemat Air yang Dicontohkan Rasulullah

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memang telah menganjurkan kita untuk hemat dan tidak berlebih-lebihan dalam menggunakan air,

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu dengan satu mud (air) dan mandi dengan satu sha’ sampai lima mud (air)” (HR. Bukhari no. 198 dan Muslim no. 325).

Jadi, satu sha’ itu sama dengan empat mud. Satu mud kurang lebih setengah liter atau kurang lebih (seukuran) memenuhi dua telapak tangan orang dewasa.

Oleh sebab itu, kita perlu mencontoh teladan dan panutan kita, yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Saat beliau berwudhu, beliau hanya akan menghabiskan satu mud air.

Padahal wudhu merupakan salah satu ibadah yang sangat penting, karena shalat kita tidak akan diterima jika kita tidak berwudhu dalam kondisi berhadats (tidak suci dari najis). Jika tidak ada air, barulah diperbolehkan untuk tayammum (menyucikan diri menggunakan pasir atau debu).

Seperti-apakah-anjuran-menghemat-air

Menghemat Air di Luar Keperluan Ibadah

Jika dalam urusan ibadah saja Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan contoh untuk menghemat air, bagaimana jika kita menggunakan air untuk urusan di luar keperluan ibadah kepada Allah SWT?


Baca Juga:


Tentu kita harus bisa lebih berhemat lagi dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, serta tidak berlebihan.

Dalam riwayat lain juga ditegaskan, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menegur sahabat yang boros menggunakan air.

Rasulullah pernah menemui Sa’ad yang sedang berwudhu. Ia berwudhu dengan banyak air. Melihat hal itu Rasulullah SAW menegurnya,

Mengapa engkau berbuat boros?” Sa’ad menjawab, “Apakah dalam air juga ada pemborosan?” “Ya, meskipun engkau berada di sungai ataupun lautan” Jawab Rasulullah SAW. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).

Dari kisah yang termaktub dalam riwayat Ahmad dan Ibnu Majah ini dapat diambil pelajaran bahwa boros dalam hal apapun merupakan perbuatan yang dilarang agama. Apalagi dalam penggunaan air, karena air bukanlah materi yang bisa diperbaharui dan diciptakan.

Dikatakan juga oleh penulis kitab  Shifat Wudhu Nabi, Fahd bin Abdurrahman Ad-Dausri,

Jika Engkau, saudaraku muslim, merenungkan hadits ini dengan baik, maka Engkau akan tercengang dengan apa yang dilakukan oleh sebagian orang di jaman kita ini ketika mereka membuka keran air untuk berwudhu sambil terkadang bercakap-cakap dengan teman di dekatnya sedangkan air terus mengalir (keran tidak ditutup). Betapa borosnya tindakan ini! Bertakwalah kepada Allah.” (Shifat Wudhu Nabihal. 3).

Jadi, kita perlu merenungkan hadits tersebut, karena kita harus mengikuti sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam kesederhanaannya dan tidak berlebih-lebihdan dalam menggunakan air.

Dengan begitu akan terlihat ittiba’ (mengikuti petunjuk Nabi) dan juga keimanan seorang muslim yang sebenarnya.

Islam juga mengajarkan kita untuk menjauhi pemakaian segala sesuatu yang berlebihan sehingga menjadi mubazir.

Islam sangat tegas melarang kemubaziran dengan mengatakan bahwa sesungguhnya perbuatan mubazir adalah perbuatan teman-teman setan.

Sobat Moslem, dengan tuntunan yang sudah diberikan kepada umat Islam tersebut, seharusnya kita bisa mempunyai gaya hidup yang lebih hemat termasuk dalam menerapkan anjuran menghemat air tersebut. 



Buat Tulisan
Tak Semata Penyakit, Ini Ciri dan Faktor Penyebab Anak Hiperaktif
Previous
Tak Semata Penyakit, Ini Ciri dan Faktor Penyebab Anak Hiperaktif
Gejala dan Perawatan Depresi pada Anak yang Perlu Diketahui
Next
Gejala dan Perawatan Depresi pada Anak yang Perlu Diketahui
Related Articles
Back to
top