x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Jangan Dimarahi Jika Anak Pelaku Bullying, Tetapi Lakukan Hal Ini


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Bullying adalah tindakan di mana satu orang tau lebih mencoba untuk menyakiti atau mengontrol orang lain dengan cara kekerasan. Namun, apa yang harus orangtua lakukan jika anak pelaku bullying?

Bullying termasuk dalam bentuk sosial seperti mengucilkan dan mengabaikan orang lain yang terdapat dalam dua bentuk.

Yang mencemaskan, pelakunya berasal dari berbagai usia, mulai murid sekolah hingga mahasiswa sebuah perguruan tinggi. Tentu saja hal ini membuat orang tua yang cemas bahwa anak mereka rentan menjadi korban bahkan hingga menjadi pelaku.

Bisa menyakiti dalam bentuk fisik sepeti memukul, mendorong, dan bentuk fisik lainnya. Atau dalam bentuk verbal seperti menghina, membentak, dan menggunakan kata-kata kasar.

Dengan kecanggihan teknologi, bullying pun bisa melalui gadget dan media sosial atau yang biasa disebut dengan cyberbullying. Kondisi ini terjadi saat seseorang dikucilkan, diteror melalui media sosial, melalu pesan singkat, atau telepon.

Membayangkan kemungkinan anak menjadi korban bullying sudah cukup membuat orang tua khawatir. Namun, bila anak justru adalah pelaku pasti ada rasa kecewa akibat perilaku anak yang justru mengancam keselamatan anak-anak lain.

Meski ada rasa kecewa, sebaiknya orangtua jangan langsung marah. Ini dia beberapa cara untuk mengatasi anak pelaku bullying.

Dengarkan Dahulu Cerita Anak. Apa pun masalahnya, buatlah anak tetap merasa dihargai dengan mau mendengarkan ceritanya. Tanyakan kronologis kejadiannya, lalu alasan anak berbuat demikian.

Bisa jadi, sebelumnya sang anak ternyata adalah korban bullying yang akhirnya memutuskan untuk membalas dendam.

Bandingkan Cerita Anak dengan Cerita Dari Pihak Lain. Bagaimana bila anak menjadi pelaku bullying karena pengaruh buruk lain? Misalnya, karena takut kena marah, anak lantas berbohong pada orangtua.

Setelah membandingkan ceritanya dengan cerita-cerita dari berbagai pihak lain, ternyata sang anak-lah yang bersalah.

Bisa jadi anak terlibat dengan pergaulan yang kurang baik. Misalnya, temannya mengajaknya untuk menyakiti orang lain dengan alasan agar ia terlihat keren, akhirnya anak terpengaruh dan mulai ikut berperilaku buruk.


Baca Juga:


Mencari Solusi yang Tepat. Setelah membandingkan cerita dan melihat bukti-bukti yang lebih memberatkan anak, saatnya orangtua bertindak.

Bila anak adalah korban bullying, jangan langsung mengeluarkannya dari sekolah. Ini sama saja dengan mengajari anak untuk menghindari masalah.

Justru, ini saatnya orangtua mendidik agar anak lebih kuat, tegar, dan berani menghadapi masalah.

Namun, sebaiknya jangan sampai anak membalas perilaku bullying dengan ikut menggunakan kekerasan seperti pelaku bullying. Misalnya, ajarkan anak untuk berani tegas menolak tantangan berkelahi.

Bahkan, pastikan agar anak berani bersosialisasi dengan teman-teman yang mendukungnya agar lebih berani dan percaya diri.

Bila anak pelaku bullying, tanyakanlah dulu mengapa ia berbuat hal demikian. Bila hanya ingin terlihat keren dan dianggap jagoan oleh teman-temannya, ajaklah untuk mulai berempati pada korban.

Dukung Anak untuk Melakukan Kegiatan Sesuai Bakatnya. Sebagai orang tua, cobalah untuk melakukan hal ini.

Misalnya, anak sangat suka berolahraga atau bermain musik. Tanpa harus merampas waktu bermain dan istirahat mereka, ajak anak untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sesuai dengan minat dan dapat mengembangkan bakat mereka.

Bila anak terfokus untuk mencapai impian mereka seperti menjadi atlet atau musisi, mereka tidak akan punya waktu untuk menjadi pelaku bullying. Bahkan, mereka juga lebih percaya diri.

Nah, itulah cara untuk mengatasi anak pelaku bullying. Semoga hal ini tidak terjadi kepada anak-anak kita. Amin.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Ajarkan Anak Belajar Bertanggung Jawab dengan Memelihara Binatang
Previous
Ajarkan Anak Belajar Bertanggung Jawab dengan Memelihara Binatang
Keistimewaan Asiyah, Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga
Next
Keistimewaan Asiyah, Istri Firaun yang Dijamin Masuk Surga
Related Articles
Back to
top