x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Anak Mudah Lupa? Mungkin Ini Penyebabnya


Anak-mudah-lupa

Sumber: theconversation.com

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Ternyata, sering lupa tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa saja. Anak-anak yang masih sangat belia pun bisa mengalaminya, lho.

Penyebab anak mudah lupa beragam, mulai dari yang normal hingga yang perlu diwaspadai. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Penyebab Anak Mudah Lupa

Lupa merupakan reaksi normal yang dialami semua orang. Jika lupa pada anak terjadi hanya sesekali, maka hal itu masih tergolong normal.

Namun, bila anak terlalu sering lupa hingga menghambat aktivitasnya di rumah maupun di sekolah, penting bagi kamu untuk segera mencari tahu penyebabnya.

Pada orang dewasa, lupa kerap dikaitkan dengan faktor pertambahan usia. Namun pada anak-anak, lupa bisa disebabkan oleh hal lain, lho. Berikut ini adalah beberapa kemungkinan penyebab anak mudah lupa:1

1. Kurang tidur

Salah satu penyebab umum anak menjadi mudah lupa adalah kurang tidur. Jika anak tidak mendapatkan tidur yang berkualitas, kemampuan otak dalam mengolah dan menyimpan ingatan akan terganggu.

Akibatnya, daya ingat menurun dan membuat anak menjadi mudah lupa. Jadi, pastikan Si Kecil mencukupi waktu tidurnya minimal 9 jam setiap malam.

2. Kurang asupan vitamin

Penurunan daya ingat yang dialami Si Kecil bisa saja disebabkan karena kurangnya asupan vitamin B, Bun. Kekurangan vitamin B, terutama vitamin B1 dan vitamin B12, dapat memengaruhi daya ingat anak sehingga anak menjadi mudah lupa.

Supaya daya ingat Si Kecil tetap terjaga, Bunda bisa memberikan makanan kaya vitamin B1 dan B12, seperti susu, telur, keju, roti dari biji-bijian utuh, salmon, daging, dan bayam. Jangan lupa sajikan aneka buah-buahan segar untuk Si Kecil, ya Bun.

3. Kecemasan

Bertengkar dengan teman, gagal dalam ujian, atau pindah sekolah terkadang membuat anak merasa cemas.

Meski pun tergolong normal, jika dibiarkan kondisi ini dapat menurunkan kemampuan konsentrasi dan daya ingat anak.

Untuk mengatasi rasa cemas yang dialami Si Kecil, kamu dapat menghiburnya dengan memberikan semangat, menunjukkan perhatian, mendengarkan keluh kesahnya, hingga mengajaknya bepergian.

Penyebab-anak-mudah-lupa

Sumber: www.theepochtimes.com

4. Efek samping obat-obatan tertentu

Ada beberapa jenis obat-obatan yang dapat menimbulkan efek samping penurunan daya ingat. Obat-obatan tersebut meliputi antidepresan, antihistamin, obat tidur, dan obat pereda nyeri yang diberikan setelah operasi.


Baca Juga:


Agar Si Kecil terhindar dari efek samping tersebut, pastikan untuk konsumsi obat dengan benar sesuai anjuran dokter atau petunjuk pada label kemasan obat.

Bila perlu, kamu bisa menanyakan kepada dokter tentang efek samping yang mungkin terjadi jika Si Kecil mengonsumsi obat tersebut.

5. Mengalami gangguan kesehatan

Anak menjadi mudah lupa bisa terjadi karena gangguan kesehatan yang dialaminya. Untuk alasan yang satu ini, kamu harus waspada dan tidak boleh menganggap remeh, ya.

Beberapa gangguan kesehatan yang dapat menurunkan daya ingat anak antara lain tumor otak, penyakit Parkinson, dan penyakit Huntington.

Selain itu, cedera kepala juga dapat menyebabkan anak mengalami gangguan dalam menerima, menyimpan, dan mengolah informasi.

Agar sifat pelupa anak tidak semakin parah, kebiasaan-kebiasaan yang kamu ajarkan sehari-hari juga dapat membantu Si Kecil meningkatan daya ingatnya. Buatlah jadwal atau agenda harian yang harus Si Kecil lakukan setiap harinya.

Dalam jadwal harian tersebut, bisa dituliskan jenis kegiatan dan waktunya yang dilakukan Si Kecil dari pagi hingga malam hari. Jadwal harian yang dibuat ini akan membantunya dalam mengingat kegiatan yang harus dilakukannya setiap hari.

Selain itu, ajarkan Si Kecil untuk selalu menaruh benda-benda pada tempatnya. Hal ini bertujuan untuk melatih Si Kecil untuk membiasakan dirinya dalam menyimpan barang-barang sesuai dengan tempatnya dan mudah didapat saat dibutuhkan.

Nah, itulah berbagai kemungkinan penyebab anak mudah lupa. Apabila sifat pelupanya tidak kunjung hilang seiring bertambahnya usia dan menunjukkan gejala lain, sebaiknya kamu segera membawanya ke dokter, ya.

Dayana Cinthya



Buat Tulisan
Tanpa Marah-Marah, Begini Cara Membangunkan Anak Shalat Subuh
Previous
Tanpa Marah-Marah, Begini Cara Membangunkan Anak Shalat Subuh
Bertengkar dengan Pasangan di Depan Anak, Ini Cara Perbaiki Keadaan
Next
Bertengkar dengan Pasangan di Depan Anak, Ini Cara Perbaiki Keadaan
Related Articles
Back to
top