x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Kenali Tanda Anak Korban Bully di Sekolah


anak-korban-bully

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Seorang anak harus mendapatkan lingkungan yang baik, aman, nyaman, dan ramah. Salah satu yang harus menjadi perhatian orangtua ialah lingkungan anak di sekolah. Jangan sampai anak menjadi korban bully di mana saja mereka berada.

Sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak, di mana ia bisa menuntut ilmu, mendapatkan pendidikan yang layak, dan mendapatkan perlindungan selama mengenyam pendidikan.

Orangtua Wajib Tahu Tanda Anak Menjadi Korban Bully

Bullying merupakan hal yang menakutkan terutama bagi anak-anak di usia sekolah. UNICEF (United Nations International Children’s Emergency Fund) pada tahun 2015 telah memberikan laporan, bahwa 40% anak Indonesia mengalami bullying di sekolah.

Sedangkan ICRW (International Center for Research on Women) juga memberikan laporan pada tahun yang sama, yaitu hamper 84% anak di Indonesia mengalami tindakan bullying atau kekerasan di sekolah.

Sangat disayangkan karena ternyata tindakan bullying ini masih sering tidak terpantau oleh guru atau pihak berwenang lainnya di sekolah. Anak yang menjadi korban bullying lebih banyak memilih diam karena tidak jarang mendapat ancaman dari pihak penindas.

Namun, hal yang mungkin sama atau bisa jadi lebih menyedihkan bagi orangtua saat mengetahui anaknya menjadi korban bullying adalah, mengetahui bahwa anaknya menjadi pelaku bullying di sekolah atau lingkungan lainnya.

Berdasarkan studi yang dilakukan di University of Michigan dan dipublikasikan dalam jurnal Speep Medicine tahun 2011, anak yang menjadi pelaku bullying dua kali lipat memiliki kecenderungan masalah dalam tidur. Seperti mendengkur atau sering mengantuk.

Kurang tidur dapat merusak mood sehingga proses pengambilan keputusan dalam otak bisa terganggu.


Baca Juga:


Sementara itu, untuk mendeteksi kemungkinan anak korban bullying ada beberapa hal yang dapat diperhatikan oleh orangtua. Beberapa hal yang cukup mudah untuk diperhatikan sebagai warning apakah anak menjadi korban bullying atau tidak, yaitu:

Cara-menangani-anak-korban-bully

  1. Tidak Mau Pergi ke Sekolah

Jika terdapat perubahan minat anak pada sekolah, tadinya semangat menjadi tidak bersemangat atau bahkan menolak untuk pergi ke sekolah. Itu bisa menjadi pertanda bahwa anak mengalami hal yang tidak nyaman di sekolah.

  1. Sering Mengeluh Sakit Kepala dan Perut

Saat anak mengalami bullying, ia akan mengalami stres dan kecemasan yang tinggi. Salah satu gejala fisik yang timbul diakibatkan stres adalah sakit kepala dan sakit perut.

  1. Susah Tidur

Susah tidur menjadi salah satu gejala anak mengalami stress yang disebabkan bullying. Anak akan lebih cemas dan gugup mengenai apa yang akan terjadi esok hari di sekolah.

  1. Reaksi Emosional

Anak akan menunjukkan reaksi emosional secara terus menerus saat diajak berkomunikasi mengenai sekolah atau kegiatan yang mungkin membuatnya tidak nyaman.

  1. Enggan Berinteraksi dengan Keluarga

Seorang anak akan terlihat lebih pendiam dari biasanya dan cenderung lebih menghindari untuk berinteraksi dengan keluarga. Hal ini patut dicurigai sebagai tanda anak menjadi korban bullying.

Sobat Moslem, peran orangtua sangat dibutuhkan untuk bisa mengajak anak lebih terbuka dan dapat berinteraksi mengenai kegiatan sehari-hari mereka, agar dapat memantau apa saja yang dialami anak terutama saat di luar rumah. Dengan demikian, anak korban bully tidak akan merasa sendirian.



Buat Tulisan
Bikin Selera Makan, Ini Dia Resep Oseng Mercon Seenak Dari Kota Asalnya
Previous
Bikin Selera Makan, Ini Dia Resep Oseng Mercon Seenak Dari Kota Asalnya
Waktu Shalat Dhuha Terbaik Mulai Jam Berapa?
Next
Waktu Shalat Dhuha Terbaik Mulai Jam Berapa?
Related Articles
Back to
top