x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Begini Cara Menanggapi Anak dengan Masalah di Sekolah


anak-dengan-masalah-di-sekolah

Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Orang tua memang memiliki tanggung jawab yang besar kepada anaknya. Namun ketika anak mulai memasuki masa sekolahnya kita tidak bisa mengawasi sepenuhnya.

Hal ini bisa membuat orang tua diberikan catatan oleh guru atau bahkan sampai harus datang ke sekolah karena anak memiliki masalah? Bila ini terjadi, jangan dihiraukan ya namun harus cepat ditanggapi.

Sebagai orang tua kita harus dapat berpikir dan bertindak yang lebih tepat untuk menghadapi anak dengan masalah di sekolah, dengan cara berikut ini:

Seperti Ini Cara Mengatasi Anak dengan Masalah di Sekolah

Anak dengan masalah di sekolah tak boleh dibiarkan begitu saja, sebagai orang tua lakukanlah berikut ini:

  • Bersikap tenang dan tidak bertindak dengan emosi

Tidak semua orang tua memahami bagaimana anaknya mengikuti pelajaran atau bergaul bersama teman-temannya di sekolah.

Jika memang kita dipanggil untuk datang ke sekolah untuk membicarakan perilaku anak atau apapun itu, dengarkan dengan baik penjelasan dari gurunya.

Dengan ini diharapkan kita sebagai orang tua mampu mengerti apa yang menjadi masalah anak di sekolahnya.

Masalah tidak selalu dapat diselesaikan dengan nada tinggi, cobalah dengan cara yang lebih tenang. Pertemuan yang kita lakukan dengan guru merupakan cara untuk menemukan solusi yang terbaik.

Jadi, tidak perlu sibuk dengan mencari pihak yang dapat disalahkan atau marah sebelum kita mengetahui betul bentuk permasalahannya.

komunikasi-dengan-anak

  • Perhatikan akar masalahnya sebelum kita membela anak

Sudah menjadi naluri setiap orang tua untuk melindungi anak dan membelanya dari tuduhan yang negatif.

Namun, bukan berarti kita dapat menyalahkan orang lain dan membenarkan sikap anak setiap saat. Pahami dahulu konteks dan situasinya. Cari tahu apa yang terjadi, siapa yang terlibat, dan seperti apa peran guru-gurunya dalam masalah ini.


Baca Juga:


Meskipun sulit mengakuinya, kadang anak bisa saja melakukan suatu kesalahan. Bagaimana pun, kita tetap harus bersikap positif dan menjadi teladan bagi anak.

Pada saat inilah kita harus pandai membawa diri, jangan pernah mendukung saat si anak melakukan hal yang tidak benar. Hal ini justru akan membuatnya merasa mendapatkan persetujuan saat membuat masalah.

  • Bangun komunikasi yang baik dengan guru

Mengawasi perilaku anak itu penting bagi orang tua. Namun, dengan adanya aktivitas bekerja yang padat kita tentu saja tidak dapat mengawasinya seharian penuh.

Kita membutuhkan bantuan guru sebagai pendamping anak saat berada di sekolah. Itulah mengapa sangat penting untuk kita membangun komunikasi yang baik dengan gurunya di sekolah.

Dengan begitu, diharapkan sang anak akan lebih mudah menghadapi masalahnya di sekolah. Bahkan, masalah dapat kita ketahui lebih awal sebelum kita tahu dari sang anak seperti saat anak mungkin menjadi korban bullying atau pelakunya dan sebagainya.

  • Jalin komunikasi dengan anak di rumah

Menjadli komunikasi dengan anak di rumah sangatlah penting, ini agar ia merasa diperhatikan dan juga memudahkan menggali informasi saat ia mulai terbuka.

Tanyakan bagaimana sang anak menjalani hari-harinya di sekolah, apakan ia mendapatkan kesulitan atau tidak. Hal ini juga dapat membangun suanan hangat antara kita dan anak saat sedang berada di rumah.

Dengarkan dengan baik bagaimana anak menceritakan sesuatu, lalu tanyakan apa pendapat anak kita dalam mengemukakan solusinya.

Jika dirasa kurang tepat, kita sebagai orangtua sangat disarankan untuk mengarahkannya. Hal ini wajar saja, karena anak masih terlalu kecil dan hanya memiliki pemikiran yang sederhana untuk dirinya.

Jadi, itulah beberapa cara untuk menanggapi anak dengan masalah di sekolah. Hal ini bukan tidak mungkin, karena si kecil juga menjalani kehidupannya dengan dikelilingi oleh orang banyak sejak kecil.

Fifi Jacob



Buat Tulisan
Cara Menyimpan Sikat Gigi yang Benar Agar Tak Jadi Sarang Kuman
Previous
Cara Menyimpan Sikat Gigi yang Benar Agar Tak Jadi Sarang Kuman
Ini Alasan Mengapa Perlu Membiarkan Anak Main Sendirian
Next
Ini Alasan Mengapa Perlu Membiarkan Anak Main Sendirian
Related Articles
Back to
top