x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   FYI

Persiapkan Dirimu, Inilah Amalan yang Akan Dihisab di Hari Akhir


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim ialah beriman kepada hari Akhir dan kejadian yang berlangsung pada hari itu.

Sudah semestinya setiap muslim mengetahui peristiwa dan tahapan yang akan dilalui manusia pada hari tersebut, di antaranya yaitu terkait hisab (perhitungan).

Beriman pada hari kembalinya manusia kepada Allah perlu diwujudkan dengan mengerjakan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya. Amalan yang akan dihisab termasuk segala yang dikerjakan di dunia tanpa terkecuali.

Memahami pengertian hisab

Sesungguhnya Allah SWT akan menghisab seluruh makhluk, lalu menetapkan dosa-dosanya. Kepastian adanya hisab ini telah dijelaskan di dalam al Qur`an dan Al-hadist, salah satunya yang berbunyi,

“Pada hari ini, tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya” (al Mu’min 40 : 17).

Adapun hisab menurut istilah aqidah memiliki dua pengertian. Pertama yaitu Al ‘Aradh, merupakan penampakan dosa dan pengakuan.

Kedua yaitu Munaqasyah, istilah diperiksa secara sungguh-sungguh, dan inilah yang dinamakan hisab atau perhitungan antara perbuatan kebaikan dan keburukan.

Seluruh amalan di dunia akan dihisab

Perlakuan hisab ini dilakukan dalam satu waktu, dan Allah SWT sendiri yang akan melakukannya. Sebagaimana yang dijelaskan dalam Alquran berbunyi,

“dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan menyaksikan orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata: ‘Aduhai celaka kami. Kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya?’ dan mereka mendapati apa yang telah mereka kerjakan (tertulis) semua. Rabb-mu tidak menganiaya seorang juapun.” (al-Kahfi 18 : 49).

Seperti yang kita ketahui, bahwa kelengkapan rukun Iman harus dilakukan semua manusia. Amalan tersebut seluruhnya akan dihisab, berikut segala penerapannya di muka bumi selama hidup. Tidak akan ada yang terlewati sedikit pun. Hal ini juga ditekankan dalam Surah al-Zalzalah ayat 7-8,

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)-nya pula.”


Baca Juga:


Amalan yang akan dihisab pertama kali pada seorang hamba dari perkara ibadah di hari akhir kelak adalah shalat. Amalan seseorang bisa dinilai baik buruknya dinilai dari shalatnya. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,

“Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, ia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, ia pun akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah akan mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.” Dalam riwayat lainnya pun berbunyi, ”Kemudian zakat pun akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.” (HR. Abu Daud, Ahmad, Hakim, Baihaqi).

Allah sangat menyayangi para hamba, di mana Dia menyempurnakan amalan wajib yang dilakukan hamba tersebut dengan amalan sunnah sebagai penutup kekurangannya.

Umumnya amalan wajib akan terus disempurnakan dengan amalan sunnah hingga bertambahlah kebaikan, hingga mengalahkan kejelekan untuk kemudian masuk surga dengan rahmat Allah.

Maka, hendaklah kita perlu memperbanyak dan menjaga amalan sunnah pula, tak hanya mementingkan yang wajib saja. Tapi jangan sampai karena terlalu mengutamakan amalan sunnah, amalan wajib jadi terbengkalai.

Bersiaplah menghadapi hari perhitungan dengan mempersiapkan bekal ilmu yang bermanfaat dan amal sholeh.

Mudah-mudahan Allah memberikan taufiq kepada kita untuk senantiasa memperbanyak bekal untuk menghadap kepada-Nya dan mendapat keridhaan-Nya. Aaamiiin.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Perkembangan Islam di Dubai, Kota Muslim Penuh Gemerlap
Previous
Perkembangan Islam di Dubai, Kota Muslim Penuh Gemerlap
Style Monokrom Bukan Berarti Monoton, Yuk Contek Gaya Seru Ini!
Next
Style Monokrom Bukan Berarti Monoton, Yuk Contek Gaya Seru Ini!
Related Articles
Back to
top