x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Lifestyle   Parenting

Kenali Alasan Anak Suka Melempar Barang dan Cara Menghentikannya


alasan-anak-suka-melempar-barang

(Source: Google)

Orang tua seringkali dibuat geram ketika anak melempar barang. Apalagi saat sedang makan karena bisa membuat seisi ruangan berantakan. Padahal, saat anak suka melempar barang, mereka sedang belajar hal baru lho.

Apakah Alasan Anak Suka Melempar Barang?

Umumnya anak kecil melempar barang karena mereka sedang belajar sebab akibat. “Apa jadinya ya jika aku jatuhkan sendok?” “Apa jadinya ya jika aku lempar gelar?” dan seterusnya.

Apalagi jika anak baru bisa melempar barang, pastinya anak akan mengulang kegiatan tersebut demi  memenuhi kebutuhan keingintahuannya.

Perlu diketahui, meskipun terlihat sederhana, melempar barang merupakan salah satu pencapaian untuk anak kecil. Tak heran kenapa anak suka melempar barang karena hal tersebut dianggap membanggakan bagi dirinya.

Nantinya ketika anak sudah menemukan “pencapaian” lain, anak akan meninggalkan kebiasannya melempar barang.

Saat melempar barang, anak juga sedang belajar gravitasi lho, Moslem Fellas. Anak belajar, benda yang dilempar dari atas akan jatuh ke bawah. Mungkin terdengar seperti Einstein, namun ituah anak kecil. Mereka memang pintar.

Meski memiliki alasan yang baik, namun kebiasaan melempar barang juga perlu dihentikan. Apalagi jika kebiasaan ini berlanjut saat ia berumur 1 tahun ke atas dan dilakukan setiap waktu.

Cara Menghentikan Kebiasaan Anak Melempar Barang

Memarahi anak dalam kasus apapun tidak akan membuat anak jera. Anak mungkin akan berhenti karena takut, namun akan kembali melakukannya lagi.

Maka dari itu, orang tua perlu mengetahui cara menghentikan kebiasaan anak melempar barang. Tanpa marah dan emosi agar semua terkendali.

mengapa-anak-suka-melempar-barang

(Source: Freepik)

1. Berikan Alternatif

Saat anak melempar mainannya, mungkin anak sedang ingin melempar sesuatu. Maka berikanlah kebutuhannya dengan cara memberikan barang yang bisa dilempar.


Baca Juga:


Seperti bola, pesawat kertas, bantal, dan lainnya. Orang tua juga perlu memberikan batasan mana barang yang boleh dan mana yang tidak boleh. Anak kecil melempar mainannya mungkin karena tidak tau barang tersebut tidak boleh dilempar.

2. Berikan Konsekuensi

Saat anak melempar barang berulang, berikanlah konsekuensi. Misalnya ketika anak melempar boneka, anak tidak boleh memainkan boneka tersebut selama satu hari.

Jelaskan juga mengapa anak tidak boleh melempar barang. Agar mereka berhenti melempar karena tau alasannya. Apabila anak menangis, alihkan dengan melakukan aktivitas lain.

3. Tanggapi Emosi

Kenali alasan si kecil melempar barang. Jika anak kecil melempar barang tiap kali dia marah, tanggapi emosinya. Kenalkan emosi tersebut pada diri anak dan ajari bagaimana cara meregulasi emosi yang benar.

Dengan mengetahui alasan anak suka melempar barang dan cara menanganinya, orang tua akan lebih bijak dalam mengambil langkah untuk mendisiplinkan anak.

Tidak ada satupun perilaku anak yang sengaja dilakukan agar orang tua kesal. Sesungguhnya mereka hanya sedang belajar dengan cara mereka sendiri. Selamat membersamai anak, ya!

Widya Manoch



Buat Tulisan
Tips agar Hubungan Pernikahan Tak Membosankan
Previous
Tips agar Hubungan Pernikahan Tak Membosankan
Manfaat Pijat Bayi yang Tidak Bisa Disepelekan
Next
Manfaat Pijat Bayi yang Tidak Bisa Disepelekan
Related Articles
Back to
top