x
Login

Or


New to Moslem Lifestyle? Sign up!
x
Forgot Password

Please enter the email address registered on your account


x Have an account? Login
Sign up


Or

x

Stay in the know

The latest news and fabulous ideas straight to your inbox.


Inspiring People   Figure

Abdürreşid İbrahim, Jurnalis dari Turki Penabur Benih Islam di Jepang


Durasi Baca: Hanya 1 Menit

Islam adalah salah satu agama minoritas di Jepang. Tahun demi tahun, Islam semakin kuat mengakar di tengah masyarakat Jepang. Jepang kini adalah rumah bagi sekitar 100 ribu muslim. Sebanyak 10% diantaranya adalah penduduk asli Jepang sedangkan sisanya adalah warga pendatang.

Salah satu penginggalan Islam yang masih kokoh sampai saat ini adalah Masjid Tokyo Camii atau yang biasa dikenal dengan Masjid Tokyo. Masjid Tokyo adalah masjid besar yang letaknya sangat strategis, yaitu dipusat distrik Shibuya.

Masjid ini memiliki ciri khas bangunannya dengan konsep yang mengadaptasi dari masjid-masjid di Turki. Majid Tokyo dibangun pada tahun 1938 yang di bangun oleh Bashkir dan Tatar yang merupakan imigran dari Rusia. Pembangunan ini dimonitori oleh Abdürreşid Ibrahim, yaitu Imam Masjid Tokyo yang pertama dan Abdulhay Kurban Ali.

Abdürreşid Ibrahim, seorang muslim dari Turki yang memiliki pengaruh bersar terhadap pandangan Jepang tentang dunia Islam. Beliau juga dikenal sebagai jurnalis yang melakukan perjalanan ke Jepang pada akhir era Meiji sekitar tahun 1909.


Baca juga:


Abdürreşid Ibrahim lahir pada 23 April 1857 di Siberia, yaitu wilayah bagian barat Rusia. Abdürreşid Ibrahim belajar pendidikan agama dari ayahnya, saat Beliau berusia tujuh tahun.

Beliau datang ke Jepang pada akhir tahun 1900-an. Beliau menjadi idola di Jepang karena salah satu orang yang menabur benih-benih Islam di negeri ini. Beliau menulis surat kepada Sultan Abdulhamid yang isinya, Beliau meminta dukungan untuk menyebarkan Islam di Jepang.

Beliau adalah seorang eksponen di Jepang. Beliau menjalin persahabatan erat dengan keluarga kekaisaran Jepang. Lewat surat kabar yang Beliau tulis, Beliau mengoreksi keyakinan palsu yang disebarkan oleh misionaris tentang Islam.

Beliau mendirikan sebuah asosiasi yang disebut Asia Gi Kay. Tujuan dari asosiasi ini adalah solidaritas dan bantuan anatara masyarakat muslim Timur dan Jepang. Ini adalah adalah salah satu percikan Islam di Jepang.

Danur K Atsari



Buat Tulisan
Tips Membuat Kolam Ikan Minimalis Tanpa Bikin Budget Tipis
Previous
Tips Membuat Kolam Ikan Minimalis Tanpa Bikin Budget Tipis
5 Tips Desain Cafe Minimalis dengan Ruangan Sempit
Next
5 Tips Desain Cafe Minimalis dengan Ruangan Sempit
Related Articles
Back to
top